hukum

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Truk Sampah Sukabumi, Negara Rugi Rp877 Juta, Tersangka Diciduk di Bandung!

Rabu, 23 Juli 2025 | 21:09 WIB
Kejagung tangkap buronan korupsi truk sampah Sukabumi, kerugian negara capai Rp877 juta. (kejaksaan.go.id)

 

Mediapriangan.com - Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menunjukkan keseriusannya dalam menindak pelaku tindak pidana korupsi. Kali ini, seorang buronan kasus korupsi pengadaan dan pemeliharaan armada angkutan sampah di Kabupaten Sukabumi berhasil diamankan.

Tersangka berinisial DS, pria berusia 51 tahun, akhirnya ditangkap setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 22 Juli 2025 di wilayah Bandung. DS kemudian langsung diserahkan kepada Jaksa Penyidik dari Kejati Jabar untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Ketua Komisi Kejaksaan Tegaskan Kasus Tom Lembong Tak Politis, Sejak Awal Menteri Lain Juga Sudah Dipanggil!

“Tersangka diserahkan kepada Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna pada Rabu, 23 Juli 2025.

DS diketahui merupakan warga Kampung Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Ia diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi pada kegiatan pelayanan kebersihan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2024, tepatnya pada sub kegiatan pemeliharaan truk dan pick-up operasional sampah.

Baca Juga: Feri Amsari Sentil Vonis Tom Lembong, Sebut Salah Pilih Keberpihakan Politik, Tak Dekat Kekuasaan Jadi Sasaran Hukum?

Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian finansial yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp877.233.225.

Menurut Anang, proses penangkapan berlangsung lancar karena tersangka bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.

Dalam kesempatan yang sama, Anang juga menyampaikan kembali pesan tegas dari Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada seluruh aparat kejaksaan untuk terus memburu para pelaku yang masih buron.

Baca Juga: Putusan 4,5 Tahun Tom Lembong Tanpa Niat Jahat, Eks Hakim Agung Tegaskan Tetap Bisa Diproses Secara Hukum!

“Karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan,” tegas Anang.

Halaman:

Tags

Terkini