daerah

PBB Kota Cirebon Naik Disebut Capai 1.000 Persen, Wali Kota Effendi Edo Bergerak Cepat Meredam Keresahan Warga

Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:37 WIB
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menyebut akan mengkaji ulang terkait keluhan kenaikan PBB. (Instagram/effendiedo65)

 

Mediapriangan.com - Kabar kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut mencapai hingga seribu persen membuat warga Kota Cirebon resah.

Keluhan pun bermunculan, menuding lonjakan tarif PBB Kota Cirebon tersebut memberatkan masyarakat.

Merespons kondisi ini, Wali Kota Cirebon Effendi Edo turun tangan. Ia memastikan proses evaluasi akan dilakukan secepat mungkin agar gejolak sosial bisa dihindari.

Baca Juga: Ribuan Warga Pati Geruduk Alun-Alun, Desak Bupati Sudewo Mundur Usai Kenaikan PBB 250 Persen, Ini Responsnya

“Kenaikan ada tapi tidak sampai 1.000 persen. Saya sudah kaji ulang, saya akan lakukan proses ini cepat,” ujar Edo di Balai Kota Cirebon, Kamis, 14 Agustus 2025.

Wali kota yang baru menjabat lima bulan itu menjelaskan, kebijakan kenaikan PBB merupakan peninggalan dari pemerintahan sebelumnya. Ia berjanji segera menemukan formula terbaik agar tarif bisa diturunkan.

“Mudah-mudahan kita bisa ada formulasi yang bagus yang sehingga bisa menurunkan PBB,” tambahnya.

Baca Juga: Sudewo Baru Sebulan Jadi Bupati Pati, Sudah Didesak Mundur Usai Kisruh PBB, Begini Tanggapannya

Sebelum pernyataan resmi itu disampaikan, sejumlah kelompok warga telah menggelar protes. Salah satunya Paguyuban Pelangi Cirebon, yang menuding kenaikan PBB kali ini tidak masuk akal.

Koordinator Paguyuban, Hendrawan Rizal, mengungkapkan tagihan PBB miliknya naik hampir sepuluh kali lipat. Ia pun menyerahkan bukti kenaikan tersebut kepada publik.

Saat ini, Pemkot Cirebon sedang menggodok langkah perbaikan. Pemerintah berjanji keputusan akhir akan mengedepankan kepentingan masyarakat agar kebijakan pajak tidak semakin menimbulkan keresahan.***

Tags

Terkini