hukum

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Istana Prihatin, Sebut Presiden Prabowo Sudah Berulang Kali Ingatkan

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:07 WIB
Momen Wamenaker Immanuel Ebenezer saat menghadiri Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 bersama Keluarga Besar Persekutuan Doa Oikumene DPR-MPR RI. (Instagram/immanuelbenezer)

Mediapriangan.com - Kabar mengejutkan datang dari jajaran Kabinet Merah Putih. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

Penangkapan Wamenaker Noel menambah daftar panjang pejabat yang terjerat kasus korupsi, sekaligus menjadi OTT pertama yang menimpa anggota kabinet Presiden Prabowo.

Menanggapi hal tersebut, pihak Istana Kepresidenan menyampaikan keprihatinan mendalam.

Baca Juga: Hilirisasi Kelapa Bisa Raup Rp2.600 Triliun, Mentan Amran Minta UMKM Bangun Pabrik Rp30 Miliar Secara Patungan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo sudah berulang kali mengingatkan para menteri dan pejabat kabinet agar bekerja penuh kehati-hatian serta menjaga amanah.

“Yang pertama kami baru saja kami mendapatkan kabar mengenai adanya kegiatan operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, tentu kami mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 21 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Prasetyo didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Ia menegaskan kembali pesan Prabowo mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Jejak Kontroversi Noel Ebenezer Sebelum OTT KPK, Janji Palsu Buruh Sritex, Tagar KaburAjaDulu, hingga Laporan 212

“Berkali-kali diingatkan oleh Bapak Presiden kepada kita semua bahwa kita perlu untuk terus berhati-hati, semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahi amanah yang diberikan kepada kita semua,” tambahnya.

Kabar penangkapan Noel, kata Prasetyo, telah dilaporkan kepada Presiden sejak awal. Ia menyebut Prabowo turut menyayangkan peristiwa tersebut.

“Kita semua yang melapor, ya menyayangkan gitu, di tengah sudah berkali-kali diingatkan gitu,” ucapnya.

Baca Juga: QRIS Segera Hadir di China Akhir 2025, Transaksi Digital Indonesia-Tiongkok Bisa Jalan Dua Arah

Dari informasi yang dihimpun, Immanuel Ebenezer ditangkap bersama 10 orang lain. KPK menduga kasus ini berkaitan dengan praktik pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Noel dan pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut.***

Tags

Terkini