Mediapriangan.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer atau Noel, tengah disorot publik setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.
Meski KPK belum merinci kasus yang menjeratnya, nama Noel memang bukan kali pertama jadi bahan perbincangan. Dalam perjalanan kariernya, ia tercatat beberapa kali menuai kontroversi.
1. Janji Palsu Buruh Sritex
Pada Februari 2025, Noel pernah berjanji akan membantu para buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang terkena PHK massal.
Baca Juga: OTT KPK Seret Wamenaker Immanuel Ebenezer, Diduga Sunat Perusahaan dalam Sertifikasi K3
Ia menyebut pemerintah siap mencarikan pekerjaan baru. Namun, janji itu tak pernah terealisasi, apalagi setelah Sritex dinyatakan insolvensi di hari yang sama.
2. Pernyataan Soal Tagar #KaburAjaDulu
Kontroversi lain muncul ketika Noel menanggapi isu #KaburAjaDulu pada Februari 2025. Ia mengatakan, "Mau kabur, kabur sajalah.
Kalau perlu jangan balik lagi," sambil tertawa. Ucapannya menuai kritik karena dinilai meremehkan isu serius terkait tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
Baca Juga: OTT KPK Wamenaker Noel Ebenezer, dari Pendukung Jokowi hingga Komisaris PT Pupuk Indonesia
3. Laporan Alumni 212 ke Polisi
Jauh sebelum menjabat Wamenaker, pada 2019 Noel pernah dipolisikan alumni 212, Eka Gumilar.
Ia dianggap melecehkan gerakan tersebut usai menyebut "umat 212 penghamba uang" dalam sebuah acara televisi. Laporan itu sempat viral dan menimbulkan polemik luas.
Artikel Terkait
Usai Diperiksa KPK soal Proyek Google Cloud, Nadiem Makarim Klaim Sudah Beberkan Keterangan Secara Lengkap
OTT KPK di Tiga Provinsi, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Ditahan Terkait Suap Proyek RSUD Koltim
Panas di Persidangan, Nikita Mirzani Laporkan Aparat Hukum ke KPK Soal Dugaan Suap Kasus Reza Gladys
KPK Respons Laporan Nikita Mirzani soal Dugaan Suap Reza Gladys kepada Aparat, Janji Telaah dan Verifikasi Awal
Penggeledahan Kasus Kuota Haji 2024: KPK Sita Mobil, Dokumen Rahasia, dan Cegah Tiga Tokoh Berpergian
Bupati Pati Sudewo Serahkan Rp3 Miliar Terkait Kasus DJKA, KPK Tegaskan Hukuman Tetap Mengintai!
KPK Ungkap Kerugian Rp200 Miliar Kasus Korupsi Bansos, Nama Rudy Tanoesoedibjo dan 3 Orang Dicegah ke Luar Negeri
Kasus Korupsi Bansos PKH 2020, KPK Tetapkan 3 Tersangka hingga Cekal Kakak Hary Tanoesoedibjo