daerah

Ramai Udunan Seribu per Hari Ala Dedi Mulyadi di Tengah APBD Jabar Rp31 Triliun, Efektif atau Sekadar Simbol?

Minggu, 5 Oktober 2025 | 20:23 WIB
Program Rereongan Sapoe Sarebu ala Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuai sorotan di tengah naiknya anggaran daerah. (Dok. Pemprov Jabar)

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Mandalika, Cedera Lama Kambuh hingga Kutukan Gagal Finis

Dedi Mulyadi Akui Banyak Anggaran Terkunci

Gubernur Dedi Mulyadi sebelumnya mengakui, tidak semua dana APBD bisa digunakan secara bebas.

Dari total Rp31 triliun, sepertiganya harus dialokasikan untuk membayar kewajiban masa lalu seperti utang PEN, tunggakan BPJS, dan operasional infrastruktur besar seperti Kertajati dan Masjid Al Jabbar.

“Banyak yang tanya, berapa anggaran Jabar tahun ini. Rp31 triliun. Tapi jangan dikira semuanya bisa dipakai. Kami harus bayar dulu utang PEN, BPJS, operasional Kertajati, sampai Masjid Al Jabbar,” ujar Dedi di Bandung, Rabu (9/7/2025).

Pernyataan ini menegaskan bahwa ruang fiskal Jawa Barat memang terbatas, sekalipun secara nominal tampak besar.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Finalisasi Perpres Makan Bergizi Gratis, Prabowo Tegaskan Program Tetap Jalan

Pemangkasan Anggaran dan Janji Transparansi

Di tengah kebijakan udunan seribu, Dedi juga sempat melakukan perombakan besar pada APBD Perubahan 2025.

Ia memangkas pos belanja yang dianggap kurang prioritas, seperti anggaran iklan media massa dari Rp50 miliar menjadi hanya Rp3 miliar.

“Apakah berpihak kepada pers itu harus kontrak kerja sama media atau dilihat dari besarnya biaya kontrak dengan media, kan tidak,” ujar Dedi saat ditemui di Rindam III Siliwangi, Bandung, Jumat (2/5/2025).

Menurutnya, efisiensi ini justru membuka ruang transparansi yang lebih luas, di mana masyarakat bisa mengakses informasi secara langsung tanpa bergantung pada biaya besar.

Baca Juga: Di Tengah Lonjakan Perceraian, Tren 'Tepuk Sakinah' Viral, Simbol Lembut untuk Menjaga Cinta dan Janji Pernikahan

Antara Gotong Royong dan Efektivitas Kebijakan

Meski digagas dengan semangat kebersamaan, publik menilai program udunan seribu ini harus disertai dengan tata kelola keuangan yang jelas.

Halaman:

Tags

Terkini