daerah

Deretan Penerima Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya, Bukti Konsistensi DKKT Merawat Seni Daerah

Minggu, 9 November 2025 | 14:17 WIB
Ketua DKKT Bode Riswandi menyebut Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025 sebagai wujud apresiasi dan dukungan bagi para pengabdi seni. (Dok. Hendra C)

Mediapriangan.com - Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) konsisten memberikan Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya kepada para seniman dan budayawan yang dinilai berjasa dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkaya khazanah seni serta kebudayaan daerah.

Anugerah Budaya merupakan ajang tahunan yang telah memasuki tahun ke-9 ini menjadi salah satu bentuk nyata apresiasi terhadap dedikasi para pelaku seni di berbagai bidang, mulai dari seni rupa, musik, sastra, hingga seni pertunjukan.

Ketua DKKT Bode Riswandi mengatakan, Anugerah Budaya merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi para seniman yang karya dan kiprahnya memberi dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Rukmini Yusuf dan Teater Dongkrak Raih Anugerah Budaya 2025, Jejak Panjang Dedikasi Seni di Kota Tasikmalaya

"Malam ini adalah malam anugerah budaya Kota Tasikmalaya ke-9. Dari tahun ke tahun kami memberikan penghargaan kepada para seniman yang jejak karyanya memberi inspirasi luar biasa,” ujar Bode.

Bode menjelaskan, proses penentuan penerima penghargaan dilakukan secara selektif oleh tim riset, dengan mempertimbangkan tujuh kriteria utama, yakni orisinalitas karya, dampak sosial, kontribusi kebudayaan, hingga keberlanjutan regenerasi seni.

"Dua penerima tahun ini merupakan hasil seleksi dari banyak nominasi. Dari sekian banyak nama, dikerucutkan menjadi dua seniman dengan kontribusi paling menonjol,” jelas Bode.

Baca Juga: Dicky Chandra Hadiri Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025, Malam Puncak Penghormatan bagi Para Maestro Seni

Sebagai bentuk dokumentasi perjalanan panjang penghargaan ini terang dia, DKKT juga meluncurkan buku berjudul Para Pengabdi Seni, yang memuat kisah dan kiprah para penerima Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya.

Pada Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025, DKKT menganugerahkan penghargaan kepada dua sosok, yaitu Rukmini Yusuf, pelukis sekaligus putri maestro seni lukis Indonesia Affandi Koesoema.

Ia dikenal aktif menumbuhkan semangat seni rupa di Tasikmalaya dan menjadi inspirasi bagi banyak perupa muda di daerahnya.

Baca Juga: Malam Anugerah Budaya 2025, DKKT Rayakan Dedikasi dan Estafet Kepemimpinan Seni Kota Tasikmalaya

Jabo Widianto atau Wit Jabo, pendiri sekaligus penggerak Teater Dongkrak, seniman teater dan sutradara yang telah lama berkiprah di dunia seni panggung Indonesia. Teater yang ia pimpin dikenal sebagai kelompok yang membangkitkan kembali gairah teater di Tasikmalaya sejak dekade 1990-an.

Sebelumnya, pada Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2024, DKKT memberikan penghargaan kepada, Godi Suwarna, budayawan sekaligus sastrawan Sunda yang diakui luas karena kiprahnya membawa sastra Sunda ke kancah nasional dan internasional.

Halaman:

Tags

Terkini