daerah

Dokter Vaskular RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Edukasi Warga Terkait Luka Kaki Menghitam

Rabu, 19 November 2025 | 17:54 WIB
dr. Aa Ahmad Dimyati, Kabid Yankes RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, memaparkan edukasi luka kaki menghitam dan kesiapan layanan vaskular. (D. Farhan Kamil)

 

Mediapriangan - RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya mencatat adanya kunjungan pasien dengan keluhan luka kaki menghitam, kebiruan di ujung jari, nyeri hebat, hingga kaki terasa dingin dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut, menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr. Aa Ahmad Dimyati, Sp.B, Subsp.BVE(K), MM.Kes sekaligus dokter spesialis bedah vaskular endovaskular satu-satunya di Priangan Timur, merupakan tanda serius yang berpotensi mengarah pada Acute Limb Ischemia (ALI) atau iskemia tungkai akut.

Menurut dr Aa, iskemia tungkai akut merupakan kegawatdaruratan medis yang harus ditangani dalam hitungan jam untuk mencegah kerusakan jaringan permanen.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Layani Pembuatan Akses Hemodialisis, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Bandung

"Iskemia tungkai akut merupakan suatu kondisi gawat darurat dimana terdapat sumbatan pembuluh darah pada angota tubuh yang menyebabkan kapasitas pertukaran oksigen jaringan, turun secara trastis dalam waktu cepat," ujar dr. Aa saat ditemui Mediapriangan.com, Rabu (19/11/2025).

Ia menyebutkan, tanda klinis yang harus diwaspadai masyarakat dikenal sebagai gejala 6P yang dapat berkembang dalam beberapa hari. Yaitu Pain (nyeri hebat, tidak seperti nyeri biasa), Paresthesia (kesemutan, sensasi baal), Pallor (kulit pucat), Paralysis (kelemahan atau kelumpuhan), Pulseless (denyut nadi hilang), dan Poikilothermia (kaki terasa dingin).

Gejala tersebut terang Aa, dapat muncul dalam hitungan jam hingga hari. Ketika salah satu dari gejala tersebut muncul bersamaan, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit rujukan.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Imbau Warga Waspadai Gangguan Pembuluh Darah Sejak Gejala Awal

"Penundaan waktu menjadi faktor penentu. Lebih cepat pasien tiba di fasilitas kesehatan dengan kemampuan angiografi atau CTangiografi, peluang penyelamatan tungkai akan semakin besar," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain iskemia akut, kasus luka kaki kronis di masyarakat juga banyak disebabkan oleh Peripheral Arterial Disease (PAD), yakni penyempitan atau sumbatan pembuluh darah arteri akibat aterosklerosis.

PAD umumnya berkembang perlahan dan sering tidak bergejala pada awalnya. Gejala umum termasuk nyeri saat beraktifitas dan berkurang jika istirahat (claudicatio intermitten), kaki terasa dingin, luka di kaki sulit sembuh lebih dari dua minggu, perubahan warna kulit menjadi kebiruan, kehitaman pada ujung jari, dan adanya perubahan pulsasi di pergelangan kaki.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Masih Terima Keluhan Pasien BPJS Kesehatan, Ini Penjelasannya

"PAD ini seperti ‘silent killer’ bagi orang yang punya diabetes atau hipertensi. Kadang mereka merasa hanya pegal biasa, padahal aliran darah ke kaki sudah sangat buruk,” ujar Aa.

Halaman:

Tags

Terkini