Kekosongan stok darah di awal tahun ini menjadi tantangan serius bagi pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien gawat darurat, ibu melahirkan, penderita anemia berat, hingga pasien yang membutuhkan tindakan operasi segera.
Atas kondisi tersebut, BDRS RSUD KHZ Musthafa kembali mengajak masyarakat untuk aktif dan rutin mendonorkan darah. Menurut dr. Nuria, ketersediaan darah sangat bergantung pada kepedulian masyarakat sebagai pendonor sukarela.
“Kami sangat berharap masyarakat bersedia mendonorkan darahnya. Setetes darah sangat berharga untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” pungkas dr. Nuria.
Hingga kini, BDRS RSUD KHZ Musthafa terus berupaya berkoordinasi dengan UTD PMI serta mengintensifkan ajakan donor darah, agar kebutuhan transfusi pasien dapat terpenuhi dan krisis stok darah tidak terus berulang.***