Awal 2026 Krisis, Stok Darah RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Kosong Total

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 5 Januari 2026 | 16:20 WIB
Penanggung Jawab BDRS RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr Nuria Nirmala, menyebut hingga awal Januari 2026 stok darah di BDRS masih kosong. (Dok. DFK)
Penanggung Jawab BDRS RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr Nuria Nirmala, menyebut hingga awal Januari 2026 stok darah di BDRS masih kosong. (Dok. DFK)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Mengawali tahun 2026, kondisi memprihatinkan terjadi di Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya.

Di tengah tingginya kebutuhan transfusi darah untuk pasien, stok darah di rumah sakit rujukan terbesar di wilayah tersebut justru kosong total.

Penanggung Jawab BDRS RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr. Nuria Nirmala, mengungkapkan bahwa hingga awal Januari 2026, tidak satu pun stok darah tersedia di BDRS.

Baca Juga: Darah Donor Gratis, Mengapa Pasien Tetap Bayar? Ini Penjelasan Resmi RSUD KHZ Musthafa

“Per hari ini stok darah di BDRS benar-benar nihil, baik darah utuh atau whole blood (WB) maupun sel darah merah (packed red cell/PRC) untuk semua golongan darah A, B, O, maupun AB,” ujar dr. Nuria, Senin (5/1/2026).

Kondisi tersebut membuat pihak rumah sakit terpaksa meminta keluarga pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk bersiap mencari pendonor secara mandiri.

Informasi kekosongan stok ini, kata dr. Nuria, sengaja disampaikan secara terbuka agar keluarga pasien dapat mengantisipasi sejak awal.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Bank Darah, Jaga Keselamatan Transfusi dan Ketersediaan Stok

“Kami minta keluarga pasien mencatat dan memahami kondisi ini, sehingga bisa segera mencari pendonor jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelasnya.

Meski stok darah awal 2026 kosong, dr. Nuria memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, BDRS RSUD KHZ Musthafa telah menerima suplai atau dropping darah dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI dengan total 1.536 labu.

Rinciannya, sebanyak 1.210 labu berasal dari UTD PMI Kabupaten Tasikmalaya dan 326 labu dari UTD PMI Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Gedung Megah, Stok Darah Kerontang, Suara Miris dari BDRS RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya

Menurutnya, dropping darah sempat mengalami peningkatan pada dua bulan terakhir tahun 2025, yakni November dan Desember.

“Memang ada lonjakan dropping di akhir tahun, meskipun jumlahnya belum ideal. Namun tetap patut kami syukuri,” kata dr. Nuria.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X