Kekosongan stok darah di awal tahun ini menjadi tantangan serius bagi pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien gawat darurat, ibu melahirkan, penderita anemia berat, hingga pasien yang membutuhkan tindakan operasi segera.
Atas kondisi tersebut, BDRS RSUD KHZ Musthafa kembali mengajak masyarakat untuk aktif dan rutin mendonorkan darah. Menurut dr. Nuria, ketersediaan darah sangat bergantung pada kepedulian masyarakat sebagai pendonor sukarela.
“Kami sangat berharap masyarakat bersedia mendonorkan darahnya. Setetes darah sangat berharga untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” pungkas dr. Nuria.
Hingga kini, BDRS RSUD KHZ Musthafa terus berupaya berkoordinasi dengan UTD PMI serta mengintensifkan ajakan donor darah, agar kebutuhan transfusi pasien dapat terpenuhi dan krisis stok darah tidak terus berulang.***
Artikel Terkait
RSUD KHZ Musthafa Bakal Luncurkan Inovasi Surat Kontrol Digital via WhatsApp
RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Masih Terima Keluhan Pasien BPJS Kesehatan, Ini Penjelasannya
RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Imbau Warga Waspadai Gangguan Pembuluh Darah Sejak Gejala Awal
RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Layani Pembuatan Akses Hemodialisis, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Bandung
Dokter Vaskular RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Edukasi Warga Terkait Luka Kaki Menghitam
RSUD KHZ Musthafa Perkuat Layanan Pembuluh Darah dengan CT Angiografi, Cathlab Siap Beroperasi 2026