TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Suara gemuruh air Curug Wedus menjadi saksi lahirnya semangat baru relawan kebencanaan di Kecamatan Sodonghilir.
Di tengah keindahan alam Desa Sepatnunggal, Pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sodonghilir periode 2026–2028 resmi dikukuhkan, Kamis (22/1/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Camat Sodonghilir, Asep Priyatim Saputra, S.STP., MM, dan dihadiri unsur FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, aparatur kecamatan, para kepala desa, hingga relawan KSB dari 12 desa yang ada di wilayah rawan bencana tersebut.
Berbeda dari biasanya, prosesi pengukuhan tidak berlangsung di ruang aula, melainkan di alam terbuka. Pilihan lokasi ini bukan tanpa makna.
Selain memperkenalkan potensi wisata Curug Wedus, momen tersebut menjadi pengingat bahwa relawan KSB adalah bagian dari alam dan masyarakat yang mereka jaga.
Camat Sodonghilir menyampaikan harapan besar kepada para relawan yang baru dikukuhkan.
Ia menekankan bahwa KSB merupakan organisasi berbasis masyarakat yang memiliki peran penting dalam menghadapi ancaman bencana alam.
Baca Juga: FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Kapasitas Anggota Muda Lewat Pelatihan Regional
“KSB ini lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu saya berharap pengurus selalu aktif, kompak, dan sigap dalam mengantisipasi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” ujar Asep.
Ia juga mengingatkan, meskipun bersifat sukarela, tugas KSB sangat mulia dan berdampak langsung pada keselamatan warga.
Koordinasi dengan semua unsur pemerintahan, mulai dari RT, RW, desa hingga kabupaten, menjadi kunci keberhasilan kerja di lapangan.
“Dengan niat baik dan doa bersama, Bismillahirrahmanirrahim, semoga KSB Sodonghilir bisa menjadi tim yang efektif membantu masyarakat dan pemerintah,” tuturnya.