daerah

Sound Horeg Nyadran Sidoarjo Tenggelam di Sungai Balongdowo, Beban Berat Picu Perahu Oleng

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:51 WIB
Sound horeg Nyadran Sidoarjo tenggelam di Sungai Balongdowo. Perahu diduga tak kuat menahan beban berat perangkat. (Instagram/undercover.id)

SIDOARJO, Mediapriangan.com - Tradisi Nyadran Sidoarjo yang seharusnya berlangsung khidmat justru berubah menjadi perhatian publik setelah insiden sound horeg tenggelam di Sungai Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Peristiwa sound horeg di Sungai Balongdowo ini terekam dan menyebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, rangkaian kegiatan Nyadran Sidoarjo tampak melibatkan dua perahu yang membawa perangkat audio berukuran besar beserta sejumlah warga.

Informasi awal menyebutkan, sound horeg tersebut diangkut bersama perlengkapan pendukung seperti genset dan lighting dengan estimasi bobot mencapai satu ton.

Baca Juga: Ramadan Kian Dekat, Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Masih Bertahan di Tenda Pascabanjir

Beban berat itu membuat salah satu perahu kehilangan keseimbangan di Sungai Balongdowo saat prosesi Nyadran Sidoarjo berlangsung.

Insiden sound horeg tersebut terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasi kejadian berada di bantaran Sungai Balongdowo, jalur utama yang biasa dilalui warga dalam tradisi Nyadran Sidoarjo menjelang bulan suci Ramadhan.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat warga berupaya menggabungkan perangkat sound horeg berukuran besar ke atas dua perahu.

Baca Juga: Bertahan 12 Hari di Rooftop saat Banjir Aceh Tamiang, Kisah Warga Kuala Simpang Saling Jaga dan Bertahan Hidup

"Ternyata salah satunya (perahu) tidak kuat, kena getaran akhirnya miring," kata Imam dalam pernyataannya di Sidoarjo, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Akibat kemiringan tersebut, seluruh muatan sound horeg beserta warga yang berada di atas perahu ikut tercebur ke Sungai Balongdowo. Peristiwa itu sempat memicu kepanikan di tengah prosesi Nyadran Sidoarjo.

"Begitu miring, alat-alatnya lighting genset, sound, sempat dievakuasi," terang Imam.

Meski perahu tenggelam dan perangkat sound horeg masuk ke Sungai Balongdowo, aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian Nyadran Sidoarjo tersebut.

Baca Juga: Akuntan SPPG Aceh Utara Diduga Gelapkan Rp59 Juta, Modus Begal Terbongkar hingga Libatkan Rekan Kerja

"Tidak ada apa-apa, karena tidak kuat menahan beban," tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini