Pelajar Jaktim Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas, Polisi Soroti Jalan Berlubang di Matraman Raya

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Senin, 9 Februari 2026 | 21:35 WIB
Pelajar Jaktim meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Matraman Raya pada Senin, 9 Februari 2026. Polisi menyebut jalan berlubang diduga jadi penyebab.   (Instagram.com/@jakartatimur24jam)
Pelajar Jaktim meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Matraman Raya pada Senin, 9 Februari 2026. Polisi menyebut jalan berlubang diduga jadi penyebab. (Instagram.com/@jakartatimur24jam)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar Jaktim terjadi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi.

Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar karena lokasi kejadian dikenal memiliki kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Korban diketahui berinisial MD. Berdasarkan informasi di lapangan, pelajar Jaktim itu diduga mengalami kecelakaan lalu lintas saat melintas di ruas jalan Matraman Raya.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan korban telah tergeletak di badan jalan usai insiden terjadi.

Baca Juga: Jelang Pemeriksaan BPK, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Dana BOSP

Salah seorang warga bernama Ardhi mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Menurutnya, jalan berlubang di Matraman Raya kerap memicu insiden serupa yang membahayakan pengendara, termasuk pelajar Jaktim.

"Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan," tutur Ardhi.

Ardhi menambahkan, saat dirinya keluar dari gang menuju jalan utama, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.

"Saya keluar dari gang ke jalan, korban sudah tergeletak aja," tambahnya.

Baca Juga: RAT Koperasi Poklak Mawar Cikalang, Perkuat Peran dalam Pemberdayaan Ekonomi Warga Kota Tasikmalaya

Ia juga memastikan bahwa korban merupakan pelajar Jaktim yang masih berstatus siswa dan diduga tengah dalam perjalanan menuju sekolah ketika kecelakaan lalu lintas itu terjadi.

Menurutnya, sempat ada dua pengendara lain yang menghentikan kendaraan untuk meminta pertolongan di lokasi kejadian.

"Terus, tadi juga ada dua orang pengendara yang menyetop kendaraan lain. lya, korban masih sekolah," ungkap Ardhi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X