"Lebih baik marah pada saya karena tujuannya saya sayang pada nyawanya bapak ibu semua," imbuh petugas Satlantas Polres Jombang.
Sebanyak 61 penumpang kemudian dievakuasi dan dialihkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan.
Polisi menilai tindakan cepat perlu dilakukan karena sopir bus PO Harapan Jaya yang diduga mabuk dianggap tidak dalam kondisi sadar penuh saat membawa kendaraan di Jombang.
"Hal itu karena yang parah bawa nyawanya sendiri saja, tidak memikirkan penumpangnya," terangnya.
Baca Juga: Polemik wakaf Al-Quran Memanas, Taqy Malik Bantah mark up Harga 80 Riyal dan Ajak Tabayyun Terbuka
"Jadi saya operkan bapak ibu dengan kendaraan lain demi keselamatan seluruh penumpang, nanti itu tanggung jawab dari pihak PO," tambah petugas.
Saat ini, sopir bus PO Harapan Jaya beserta kru telah diamankan di Polres Jombang untuk proses lebih lanjut. "Untuk sementara saya tahan dulu untuk diamankan ke Polres Jombang, termasuk pengemudi dan kru," tandasnya.***