KEBUMEN, Mediapriangan.com - Aksi perang sarung Kebumen yang sempat terekam kamera dan menjadi video viral perang sarung akhirnya berujung pembinaan. Sejumlah remaja yang diduga hendak terlibat dalam aksi tersebut diamankan setelah TNI gagalkan perang sarung di lokasi kejadian.
Peristiwa perang sarung Kebumen itu terjadi pada Selasa malam, 24 Februari 2026, di wilayah Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Keributan yang muncul membuat warga sekitar resah hingga memutuskan menghubungi aparat setempat.
Dalam rekaman video viral perang sarung yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang anggota TNI memberikan teguran langsung kepada para remaja. Sarung yang telah dimodifikasi untuk digunakan dalam aksi perang sarung Kebumen disita di tempat.
“Tujuanmu apa? Enak nggak kira-kira? Sebelum kamu pakai mukulin orang, coba ini kamu enak nggak?” ucap salah satu anggota TNI tersebut.
Video tersebut menunjukkan bagaimana TNI gagalkan perang sarung dengan memberikan efek jera kepada para remaja. Beberapa sarung yang sudah diikat dan dipersiapkan untuk aksi turut diamankan.
“Sakit nggak? Kenapa kamu perang-perangan sarung? Enak nggak?” lanjutnya.
Menurut keterangan warga, keributan perang sarung Kebumen terjadi di depan salah satu rumah. Warga kemudian menghubungi Babinsa Koramil Kuwarasan untuk mencegah situasi semakin meluas.
Baca Juga: Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Saat Sempro, Polisi Ungkap Motif Asmara dan Rencana Pelaku
“Kemarin Selasa malam tanggal 24 Februari 2026 terjadi kenakalan remaja berupa perang sarung. Setelah mendengar keributan, kami dan warga berbondong-bondong dan menelepon Babinsa Koramil Kuwarasan,” ucap salah satu warga.
“Setelah datang, kami bersama-sama mencoba mengamankan dan Alhamdulillah kejadian tersebut bisa diamankan,” sambungnya.
Usai TNI gagalkan perang sarung tersebut dan video viral perang sarung menyebar, orang tua para remaja menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat aparat.
Baca Juga: Tuah Alessandro Lodi Bawa Gresik Phonska Plus Sapu Bersih Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026