Setelah kasus tersebut viral, Badan Gizi Nasional memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan dapur layanan tersebut agar proses evaluasi dan pembinaan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Sementara itu, pihak SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 juga memberikan pernyataan melalui akun media sosial resminya terkait penghentian operasional tersebut.
Baca Juga: Puding Stroberi MBG di Malang Viral Berisi Belatung, SPPG Akui Ada Kelalaian Saat Pengolahan
“Kami pamit. Sehubungan dengan adanya proses evaluasi internal, aktivitas akun resmi MBG akan dinonaktifkan sementara waktu,” tulis keterangan video yang diunggah pada Rabu, 11 Maret 2026.
Pihak pengelola juga menyatakan bahwa penghentian sementara ini dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan serta sistem pengolahan makanan yang diberikan kepada siswa.
“Jeda diambil untuk meningkatkan kualitas gizi serta jangkauan pelayanan kami. Kami akan kembali dengan semangat yang lebih besar,” tandasnya.***