BANTUL, Mediapriangan.com - Penjelasan dari SPPG Argosari akhirnya muncul setelah video yang memperlihatkan menu MBG bandeng di SD PL Sedayu Bantul ramai dibicarakan di media sosial.
Polemik mengenai menu MBG bandeng tersebut bermula dari sebuah rekaman singkat yang menampilkan paket makanan yang diterima siswa SD PL Sedayu Bantul. Video itu kemudian memicu berbagai tanggapan karena menu MBG bandeng yang dibagikan terlihat seperti ikan mentah.
Dalam video berdurasi sekitar 26 detik yang beredar di media sosial, seorang perekam memperlihatkan menu MBG bandeng yang diterima seorang siswa SD PL Sedayu Bantul. Rekaman tersebut juga berisi keluhan mengenai kondisi makanan yang dinilai belum siap dikonsumsi.
“MBG mu apa? MBG-nya ikan bandeng sama tahu kuning. Ini apa-apaan? Kita suruh goreng sendiri, gitu?” ujar perekam video dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @carolinelintangnew.
“Gimana ini maksudnya? Masa mamanya suruh goreng sendiri? Tolong ya,” imbuhnya.
Dalam keterangan yang menyertai video tersebut disebutkan bahwa menu MBG bandeng itu merupakan paket makanan untuk hari Sabtu, 7 Maret 2026, namun telah dibagikan lebih awal kepada siswa SD PL Sedayu Bantul pada Jumat, 6 Maret 2026.
Baca Juga: Bandeng Presto MBG di Ponorogo Viral Berisi Belatung, SPPG Cahaya Ngrayun Buka Suara
Keluhan mengenai menu MBG bandeng itu kemudian menarik perhatian publik, terlebih karena program makan bergizi gratis sedang menjadi sorotan di berbagai daerah.
Menanggapi polemik tersebut, pihak SPPG Argosari melakukan pertemuan dengan pihak sekolah serta perwakilan wali murid SD PL Sedayu Bantul pada Senin, 9 Maret 2026. Pertemuan itu dilakukan untuk menjelaskan proses pengolahan menu MBG bandeng yang dipermasalahkan.
SPPG Argosari menyampaikan bahwa menu MBG bandeng yang dibagikan kepada siswa sebenarnya telah melalui proses pengolahan sebelum didistribusikan.
Baca Juga: Video Roti MBG di Jepara Bikin Geger, Orang Tua Siswa Temukan Belatung pada Menu dari SPPG Pecangaan
“Ikan yang digunakan dalam menu tersebut adalah bandeng presto yang telah melalui proses pengolahan dan pengukusan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat,” ujar pihak SPPG Argosari pada Senin, 9 Maret 2026.
SPPG Argosari juga mengakui bahwa tampilan menu MBG bandeng tersebut dapat menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.
Artikel Terkait
Viral Menu MBG Ramadan di Riau, Siswa Unggah Isi Paket dan Picu Perbincangan Warganet
Kasus Keracunan MBG di Cimahi Diselidiki, Sampel Nasi Onigiri hingga Susu UHT Diuji di Labkes Jabar
Viral Siswa Buang MBG di MIN Ngali Bima, Disangka Basi Ternyata SPPG Sebut Ini Penyebabnya
Puluhan Santri Ponpes Jombang Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG Saat Bukber, Polisi Uji Sampel Telur Asin
Video Ulat di Menu MBG SMP Pasundan 9 Bandung Viral, Oknum Guru Buat Sayembara Cari Penyebarnya
Puding Stroberi MBG di Malang Viral Berisi Belatung, SPPG Akui Ada Kelalaian Saat Pengolahan