Bandeng Presto MBG di Ponorogo Viral Berisi Belatung, SPPG Cahaya Ngrayun Buka Suara

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Minggu, 8 Maret 2026 | 15:00 WIB
Kasus bandeng presto MBG Ponorogo berbelatung viral. SPPG Cahaya Ngrayun meminta maaf dan memastikan penggantian menu MBG.   (TikTok/pengawas.99)
Kasus bandeng presto MBG Ponorogo berbelatung viral. SPPG Cahaya Ngrayun meminta maaf dan memastikan penggantian menu MBG. (TikTok/pengawas.99)

 

 

PONOROGO, Mediapriangan.com - Klarifikasi disampaikan SPPG Cahaya Ngrayun setelah video bandeng presto MBG di Ponorogo yang diduga berisi belatung viral di media sosial. Pihak pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis tersebut mengakui adanya kelalaian dalam proses penanganan makanan.

Kasus bandeng presto MBG di Ponorogo itu ramai diperbincangkan setelah sebuah video yang memperlihatkan menu makanan sekolah tersebut diunggah ke media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat bandeng presto MBG yang masih berada dalam kemasan vakum diduga mengandung belatung.

SPPG Cahaya Ngrayun yang menangani distribusi menu bandeng presto MBG untuk sekolah di wilayah Ngrayun, Ponorogo, kemudian memberikan penjelasan resmi terkait kejadian tersebut.

Baca Juga: Video Roti MBG di Jepara Bikin Geger, Orang Tua Siswa Temukan Belatung pada Menu dari SPPG Pecangaan

Dalam keterangannya, pihak SPPG Cahaya Ngrayun menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas temuan pada menu bandeng presto MBG yang sempat menjadi sorotan.

“Kami membeli bandeng presto dari supplier dan packing dengan vakum di dapur,” ungkap pihak SPPG dalam keterangan resminya pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Menurut penjelasan tersebut, bahan bandeng presto MBG yang dibagikan kepada siswa tidak diproduksi langsung oleh dapur SPPG Cahaya Ngrayun. Produk tersebut berasal dari supplier yang bekerja sama dengan pihak penyedia makanan.

Baca Juga: Menu MBG Ibu Hamil Viral di X, Isi Donat dan Mi Instan Picu Kritik Warganet Soal Gizi

Meski demikian, proses pengemasan bandeng presto MBG untuk kebutuhan distribusi kepada sekolah dilakukan di dapur SPPG Cahaya Ngrayun di wilayah Ponorogo.

“Menu adalah bandeng presto tulang lunak, sehingga memang tekstur lembek dan berbau amis khas bandeng,” imbuhnya.

Pihak SPPG Cahaya Ngrayun juga menjelaskan bahwa selama proses pengemasan bandeng presto MBG hingga tahap distribusi ke sekolah di Ponorogo, petugas disebut telah mengikuti prosedur keamanan pangan yang berlaku.

Baca Juga: Puding Stroberi MBG di Malang Viral Berisi Belatung, SPPG Akui Ada Kelalaian Saat Pengolahan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X