Baca Juga: Pengamat Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Tambang Pasir Ilegal: Kerusakan Alam Bisa Picu Banjir Rob
Sebelum kejadian tersebut, Andrie Yunus diketahui menghadiri kegiatan podcast bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di kantor YLBHI.
Dimas menyebut pelaku teror air keras diduga merupakan orang tak dikenal yang melakukan penyerangan secara tiba-tiba terhadap aktivis KontraS tersebut.
"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh," papar Dimas dalam keterangan resminya, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Akibat serangan teror air keras itu, Andrie Yunus dilaporkan mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.
"Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," sebut Dimas.
Sosok Andrie Yunus sendiri dikenal sebagai aktivis KontraS yang aktif menyuarakan isu hak asasi manusia di Indonesia. Sebelum bergabung dengan organisasi tersebut pada 2022, ia juga pernah berkiprah sebagai advokat publik di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.
Nama Andrie Yunus sebelumnya juga sempat menjadi sorotan publik ketika ia bersama sejumlah aktivis melakukan aksi protes terhadap rapat pembahasan RUU TNI yang disebut berlangsung tertutup di sebuah hotel di Jakarta pada Maret 2025.***