PURWOREJO, Mediapriangan.com - Protes dari pengelola dapur program MBG Purworejo viral di media sosial setelah sejumlah SPPG Purworejo menyampaikan keluhan mengenai juknis mendadak yang dinilai mengganggu perencanaan menu makan bergizi gratis.
Unggahan yang beredar di media sosial memperlihatkan kekecewaan pengelola dapur MBG Purworejo terhadap kebijakan baru yang disebut tiba-tiba muncul. Pihak SPPG Purworejo menilai juknis mendadak tersebut membuat rencana menu makan bergizi gratis yang sebelumnya sudah disusun menjadi tidak terpakai.
Keluhan itu disampaikan melalui akun resmi salah satu SPPG Purworejo di media sosial. Dalam unggahan tersebut, pengelola dapur MBG Purworejo menyebut perubahan juknis mendadak dari Badan Gizi Nasional sering kali terjadi tanpa pemberitahuan jauh hari.
Baca Juga: Truk Crane Terguling di Tebet Jakarta Selatan, Badan Kendaraan Melintang Picu Kemacetan Panjang
"Perintah-perintah berupa petunjuk teknis atau surat edaran sangat amat sering diberikan secara mendadak," demikian tertulis dalam unggahan Instagram @sppg.benerpurworejo, pada Jumat, 13 Maret 2026.
"Mohon bantu pahami dinamika lapangan di bawah sini, terima kasih atensi Bapak/Ibu BGN," tambahnya.
Protes dari SPPG Purworejo itu muncul karena juknis mendadak dinilai berdampak langsung pada operasional dapur MBG Purworejo. Pengelola dapur menyebut bahan baku untuk menu makan bergizi gratis biasanya sudah direncanakan dan dipesan jauh hari.
Namun ketika juknis mendadak muncul, rencana menu MBG Purworejo yang sudah disusun harus diubah secara cepat. Situasi ini membuat pengelola dapur kesulitan menyesuaikan kebutuhan bahan makanan.
Keluhan tersebut juga memperlihatkan bahwa komunikasi antara mitra yayasan dan pengelola SPPG Purworejo dinilai belum berjalan optimal. Dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan melalui akun resmi karena ruang diskusi langsung terbatas.
"Mohon maaf kami sebagai mitra atau yayasan harus menyampaikan melalui akun official SPPG, karena biasanya untuk zoom bentuknya hanya webinar, bukan ruang diskusi," beber postingan yang sama.
"Ketika kami unggah melalui story, ternyata banyak rekan-rekan staf SPPG yang setuju," tambahnya.
Menurut pengelola dapur MBG Purworejo, juknis mendadak tersebut bahkan pernah muncul menjelang jadwal distribusi makanan. Hal itu membuat pengelola dapur harus menyusun ulang menu makan bergizi gratis dalam waktu singkat.
Artikel Terkait
GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Luncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Enam Kecamatan
Penyalur LPG 3 Kg di Priangan Timur Desak Pemerintah Segera Naikkan HET, Sudah 12 Tahun Tak Berubah
Final four Proliga 2026, Gresik Phonska Plus atau Pertamina Enduro, Siapa Paling Berpeluang ke Grand Final?
Kompensasi Sopir Angkot Jabar Cair Rp6,9 Miliar, Dedi Mulyadi Liburkan Sopir Saat Mudik Lebaran 2026
Bupati Herdiat Serahkan THR Pasukan Ungu saat Apel DPRKPLH Ciamis, Apresiasi Petugas Kebersihan
Ceramah Itikaf di Masjid Agung Panumbangan, Didi Sukardi Ajak Jamaah Kejar Malam Lailatul Qadar