Kronologi Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Aktivis KontraS Diserang OTK Sepulang Rekaman Podcast di Jakarta

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 03:12 WIB
Menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus oleh OTK di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.  (Instagram.com/@infipop.id)
Menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus oleh OTK di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@infipop.id)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus memicu perhatian publik di media sosial. Aktivis KontraS tersebut dilaporkan mengalami luka serius setelah diduga diserang orang tidak dikenal di kawasan Jakarta Pusat.

Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Insiden itu berlangsung tidak lama setelah aktivis KontraS tersebut menyelesaikan kegiatan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan bahwa Andrie Yunus menjadi korban serangan yang diduga dilakukan oleh dua orang tidak dikenal. Akibat penyiraman air keras tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: KPK Bongkar Peran Bos Maktour Travel dalam Skandal Kuota Haji Tambahan yang Menjerat Yaqut Cholil Qoumas

"Andrie Yunus mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh," kata Dimas dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

"Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," sambungnya.

Menurut penjelasan Dimas, pada hari kejadian Andrie Yunus beraktivitas seperti biasa sebelum serangan penyiraman air keras terjadi. Aktivis KontraS itu lebih dahulu menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies di kawasan Menteng sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah kegiatan tersebut, Andrie Yunus melanjutkan agenda ke kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia untuk mengikuti perekaman podcast bersama staf lembaga tersebut.

Baca Juga: Posko Mudik Idulfitri Disiapkan di 82 Titik Jawa Barat, BPBD Jabar Antisipasi Bencana Saat Arus Mudik 2026

"Diskusi itu mengangkat tema Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI," ungkap Dimas.

Perekaman podcast yang diikuti aktivis KontraS tersebut selesai sekitar pukul 20.00 WIB. Namun Andrie Yunus masih berada di kantor YLBHI hingga menjelang tengah malam sebelum akhirnya pulang.

Sebelum kembali ke tempat tinggalnya, Andrie Yunus sempat mengisi bahan bakar kendaraan di SPBU kawasan Cikini. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor menuju arah Menteng.

Sekitar pukul 23.37 WIB, aktivis KontraS tersebut melintas di Jalan Salemba I dengan sepeda motor Yamaha Aerox berwarna kuning. Pada saat itulah peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diduga terjadi.

Baca Juga: Ceramah Itikaf di Masjid Agung Panumbangan, Didi Sukardi Ajak Jamaah Kejar Malam Lailatul Qadar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X