Bareskrim tangkap manajemen ini sekaligus membuka fakta bahwa kelab malam di Jakarta Selatan tersebut bukan pertama kali terseret kasus serupa. Sebelumnya, lokasi yang sama pernah menjadi target operasi aparat penegak hukum.
"Bahwa tempat hiburan malam Whiterabbit sebelumnya sudah pernah dilakukan operasi oleh pihak kepolisian," terang Eko dalam keterangan resminya, pada Kamis, 19 Maret 2026.
Baca Juga: Bojan Hodak Bela Beckham Putra di Timnas Indonesia, Dinilai Layak Bangkit di FIFA Series 2026
"(Hal itu) dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan dalam operasi tersebut didapatkan fakta berupa peredaran narkoba," tambahnya.
Dalam rangkaian pengungkapan peredaran narkoba Whiterabit, polisi juga telah menetapkan sejumlah tersangka lain dari kalangan pekerja hingga pemasok. Hal ini memperlihatkan adanya jaringan yang terstruktur dalam operasional ilegal tersebut.
Sejauh ini, Bareskrim tangkap manajemen menjadi langkah lanjutan untuk mengurai peran masing-masing pihak dalam kasus ini. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan aktor lain dalam jaringan narkotika di kelab malam di Jakarta Selatan tersebut.***