BALI, Mediapriangan.com - Sebuah insiden di Bali mendadak menjadi perbincangan luas setelah video yang menampilkan aksi Belda Brig Sando terhadap seorang turis Rusia tersebar di media sosial. Peristiwa yang terjadi di kawasan wisata itu memantik beragam reaksi, dari dukungan hingga kritik.
Dalam rekaman yang beredar, Belda Brig Sando terlihat berhadapan langsung dengan seorang turis Rusia yang diduga berada dalam kondisi tidak sadar penuh. Situasi berlangsung cepat. Tegang. Lalu memuncak.
"Hey, hey, hey. Dengar, tolong rekam, dia bule yang mabuk," kata Belda saat warga lain mendekat di lokasi kejadian.
Tak lama kemudian, aksi fisik pun terjadi. Belda Brig Sando tampak melancarkan teknik kuncian pada bagian leher, membuat turis Rusia tersebut tak berkutik. Warga yang menyaksikan mulai mendekat, sebagian merekam, sebagian mencoba menenangkan.
"ingat ya, jangan sentuh wanita sembarangan," ujar Belda.
Baca Juga: Isu Kenaikan BBM Viral, Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Energi dan Tidak Panik
Awal Mula Insiden yang Viral di Bali
Dari penuturan yang muncul dalam video, konflik dipicu oleh dugaan perilaku tidak pantas dari turis Rusia terhadap warga sekitar. Ia disebut-sebut membuat keributan di jalan, bahkan diduga menyentuh seorang perempuan tanpa izin.
Situasi yang awalnya hanya berupa teguran berubah menjadi konfrontasi. Ketegangan meningkat. Emosi tersulut. Dan akhirnya, perkelahian singkat tak terhindarkan.
"Jika kalian rekam (kejadian) ini, aku tidak berkelahi tanpa alasan, intinya hormati warga lokal," terang Belda.
Pesan Keras untuk Hormati Bali
Setelah berhasil melumpuhkan lawannya, Belda Brig Sando tidak berhenti pada aksi fisik semata. Ia juga menyampaikan pesan tegas kepada turis Rusia tersebut, menekankan pentingnya menjaga sikap selama berada di Bali.
"Wilayah Bali aman, semua warganya baik. Kamu bisa melakukan semaunya di Bali, asalkan hormati warga lokal," imbuhnya.