Viral Pemilik SPPG Bengkulu Serang Netizen Usai Kasus Joget Rp6 Juta, Program MBG Kembali Disorot

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:34 WIB
Menyoroti pernyataan pemilik SPPG di Bengkulu yang diduga membela pelaku pamer Rp6 juta yang sempat viral di medsos.  (Instagram.com/feedgramindo - jabodetabek24info)
Menyoroti pernyataan pemilik SPPG di Bengkulu yang diduga membela pelaku pamer Rp6 juta yang sempat viral di medsos. (Instagram.com/feedgramindo - jabodetabek24info)

BENGKULU, Mediapriangan.com - Polemik terkait pemilik SPPG Bengkulu kembali mencuat di ruang publik. Kali ini, sorotan tidak hanya tertuju pada aksi joget Rp6 juta yang sebelumnya viral, tetapi juga pada respons yang memicu reaksi luas dari warganet terhadap program MBG.

Perdebatan mengenai program MBG semakin menguat setelah pemilik SPPG Bengkulu secara terbuka menyampaikan pembelaan terhadap pihak yang terlibat dalam video joget Rp6 juta. Pernyataan tersebut memantik gelombang kritik baru di media sosial.

Sebelumnya, aksi joget Rp6 juta yang dilakukan di lingkungan dapur program MBG telah memicu kecaman publik. Video tersebut dianggap tidak mencerminkan etika, terlebih karena disertai klaim pendapatan yang dinilai sensitif di tengah program pemerintah.

Baca Juga: SPPG Dibekukan Usai Video Viral Pria Joget di Dapur MBG, Wakil Kepala BGN Tegaskan Bukan Bisnis Komersial

Dalam perkembangan terbaru, pemilik SPPG Bengkulu justru mengambil posisi berbeda. Ia menilai reaksi publik terhadap kasus joget Rp6 juta terlalu berlebihan dan dipenuhi prasangka negatif terhadap program MBG.

Melalui unggahan di media sosial, ia menyampaikan kritik balik kepada warganet.
"Kalian (netizen) yang sering suudzon, berhati busuk, dengki," ujarnya.

Ia juga menambahkan, "(Netizen) mengatakan program ini hanya proyek para petinggi, apa kalian tidak berpikir?"

Baca Juga: Viral MBG Hendrik Irawan Klarifikasi Insentif Rp6 Juta, Ngaku Belum Balik Modal Bangun SPPG Rp3,5 Miliar

Pernyataan tersebut semakin memperkuat kontroversi, terutama karena disampaikan di tengah sorotan terhadap program MBG yang sedang berjalan di berbagai daerah, termasuk melalui pemilik SPPG Bengkulu.

Tidak hanya itu, dalam penjelasannya, pemilik SPPG Bengkulu juga mencoba meluruskan persepsi soal angka joget Rp6 juta yang sempat ramai diperbincangkan. Ia menegaskan bahwa angka tersebut bukan keuntungan bersih.

Menurutnya, pendapatan yang disebut dalam kasus joget Rp6 juta masih harus dialokasikan untuk berbagai kebutuhan operasional dapur program MBG, termasuk investasi pembangunan fasilitas.

Baca Juga: Viral Mitra MBG Joget-joget Disorot, Insentif Rp6 Juta Disinggung, Lita Gading Semprot Keras, Begini Kronologinya

Di sisi lain, ia menilai program MBG membawa dampak positif bagi masyarakat luas. Ia menyebut adanya peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

"Para petani sekarang bergairah, petani sayur mulai menambah lahan. Peternak telur dan ayam juga sudah bersiap," terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X