TANGERANG, Mediapriangan.com - Suasana ceria dalam gelaran Pesta Budaya Rakyat di kawasan Gading Serpong berubah menjadi kepanikan masal pada Minggu sore (5/4/2026).
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang datang tiba-tiba mengakibatkan deretan tenda bazar di Gading Serpong roboh hingga porak-poranda.
Insiden ini terekam dalam video amatir yang kemudian viral, memperlihatkan kuatnya embusan angin yang membuat infrastruktur semi permanen tersebut tidak berdaya.
Para pelaku UMKM terlihat berhamburan di tengah rintik hujan, mencoba menahan tiang-tiang penyangga agar tidak terbang terbawa pusaran udara.
“Roboh semua roboh, festival pada roboh ini. Anginnya kenceng, roboh semua,” ucap perekam video dalam unggahan TikTok @gadingserpongupdate, dikutip pada Senin, 6 April 2026.
Kerusakan yang terjadi cukup masif karena banyak barang dagangan yang belum sempat diamankan ikut berceceran di area terbuka tersebut.
Baca Juga: Gaji Karyawan Kebun Binatang Bandung Cair, Dedi Mulyadi Bayar Tunai Dua Bulan Upah yang Tertunggak
Posisi tenda bazar di Gading Serpong yang berada di lahan lapang tanpa pelindung bangunan permanen membuat terjangan angin masuk dengan leluasa tanpa penghalang.
Seorang pria yang berada di lokasi kejadian menggambarkan betapa kuatnya daya dorong cuaca tersebut terhadap struktur tenda yang ada.
“Ini rata nih, pada mental ke kanan,” ucap pria dalam video, menunjukkan kondisi tenda di sisi kiri yang sudah berpindah tempat ke sisi kanan.
Baca Juga: Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun
Peristiwa pilu ini memicu gelombang simpati dari warganet, terutama bagi para pedagang yang baru saja memulai usaha mereka.
Banyak pihak yang menyayangkan pemilihan lokasi terbuka di tengah kondisi cuaca yang sedang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir di wilayah Tangerang.