BANYUWANGI, Mediapriangan.com - Setelah sempat lumpuh selama sepekan akibat kepadatan kendaraan yang ekstrem, arus lalu lintas di jalur nasional Situbondo–Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang kini dilaporkan telah pulih total.
Kelancaran ini menjadi angin segar bagi sektor logistik dan mobilitas masyarakat yang sebelumnya terjebak dalam situasi kemacetan panjang sejak akhir Maret lalu.
Keberhasilan mengurai benang kusut lalu lintas ini memicu gelombang apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas pengemudi hingga badan usaha milik desa.
Peran aktif jajaran Polresta Banyuwangi dinilai menjadi faktor penentu kembalinya normalisasi jalur distribusi vital di ujung timur Pulau Jawa tersebut.
Baca Juga: Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026-2031 Khidmat, Ahmad Turmudi Tegaskan Kolaborasi dengan Pemerintah
Apresiasi dari Sektor Distribusi Energi
Kelancaran arus di Pelabuhan Ketapang berdampak langsung pada ketepatan waktu distribusi BBM.
Aris, selaku koordinator sopir tangki Pertamina, mengakui bahwa pengawalan dan pengaturan di lapangan sangat membantu tugas mereka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian Polresta Banyuwangi yang telah membantu kelancaran suplai BBM ke SPBU serta memastikan para sopir Pertamina dapat bekerja dengan lancar,” tutur Aris.
Senada dengan Aris, Koordinator Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Slamet Barokah, menyoroti aspek keamanan selama proses pengaturan berlangsung. Ia mencatat efektivitas kinerja petugas yang mampu menjaga kondusivitas jalan raya tanpa insiden kecelakaan.
“Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan bisa melintas dengan aman, bahkan tanpa kecelakaan. Ini menunjukkan kerja keras luar biasa dari petugas di lapangan," beber Slamet.
Baca Juga: Pelantikan PCNU Banyuwangi Digelar Besok, SK Turun Mendadak dan Langsung Tancap Gas Persiapan