"Nah harapannya semoga menginspirasi sekolah lain, seperti tadi disampaikan oleh Pak Bupati, yang kita bentuk bukan hanya 3 orang, atau 9 yang tadi masuk finalis. Tetapi ini menjadi dorongan, menjadi motivasi untuk semakin meluas kegiatan seperti ini jadi tiap sekolah sudah mempersiapkan karena ini sudah agenda tahunan," jelas Ai.
Dibalik kesuksesan SDN 4 Pataruman, Ariana selaku Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa kemenangan ini bukanlah kebetulan.
Pihaknya telah melakukan persiapan intensif dan rekrutmen bibit unggul sejak awal tahun untuk menghadapi LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026.
"Karena memang ini sudah jadi agenda tahunan, dan kita juga sudah terima bahwa ini April akan dilaksanakan, kita sudah prepare itu langsung rekrutmen di bulan Januari," kata Ariana.
Kebahagiaan serupa dirasakan oleh Prawira, anggota tim pemenang yang berusia 11 tahun.
Prawira mengaku sempat tegang saat beradu kecerdasan dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai kecamatan, namun rasa bangga menyelimuti dirinya saat mampu membawa pulang piala juara.
"Alhamdulillah gak nyangka bisa sampai ke titik ini, berkat doa sama usaha jadi dapet ini. Harapannya semoga penerus kita dapat hasil yang terbaik," pungkas Prawira.***