TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tasikmalaya menggelar acara Halal Bihalal sekaligus memperingati Milad PKS ke-24 yang digelar di Ibadurahman Hall Center, Leuwidahu, pada Minggu (19/4/2026).
Selain mempererat silaturahmi pasca Idulfitri 1447 H, kegiatan tersebut menjadi ajang penguatan militansi kader dan refleksi politik partai.
Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya, Agus Sugiarto, menegaskan bahwa kegiatan itu memiliki nilai strategis bagi arah perjuangan partai ke depan. Menurutnya, momentum ini sangat krusial untuk menjaga soliditas internal.
Baca Juga: Muscab PPP Tasikmalaya, Upaya Membentengi Daerah dari Badai Konflik Pusat
"Halal bihalal tahun ini istimewa karena bertepatan dengan Milad ke-24. Kami menjadikannya momentum untuk memperkuat barisan sekaligus menegaskan arah perjuangan politik yang lebih solid," ujar Agus Sugiarto.
Agus Sugiarto menekankan, sinergi antara struktur partai dan para legislator merupakan fondasi utama dalam memperkuat peran PKS di tengah masyarakat.
Menurutnya, kekompakan lintas level dari pusat hingga daerah akan menentukan efektivitas pelayanan politik yang diberikan.
"Kolaborasi antara DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota harus semakin solid. Tujuannya jelas, agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dan dirasakan langsung," Katanya.
Baca Juga: Jelang Muscab PPP Kota Tasikmalaya, Suhu Politik Internal Memanas
Agus juga menegaskan bahwa pertumbuhan kekuatan politik PKS tidak boleh hanya diukur dari capaian suara semata. Lebih dari itu, peningkatan elektoral harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Semakin besar kekuatan politik kami, maka harus semakin besar pula dampak yang dirasakan masyarakat. Itu prinsip yang kami pegang," terang Agus.
Untuk menghadapi Pemilu yang masih beberapa tahun ke depan, PKS Kota Tasikmalaya mulai mempersiapkan diri dengan memperkuat daya tahan organisasi.
Militansi kader dan kesinambungan komunikasi dengan konstituen menjadi fokus utama.
"Yang kami bangun bukan hanya struktur, tetapi juga ekosistem partai yang kuat agar hubungan dengan masyarakat tetap terjaga dan tidak terputus," ujarnya.