Penerapan Parkir Non Tunai, Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir di Kota Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 13 April 2026 | 10:49 WIB
Pemerintah Kota Tasikmalaya membuka ruang parkir dengan pembayaran non tunai dibeberapa titik di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya. (Dok. AMS)
Pemerintah Kota Tasikmalaya membuka ruang parkir dengan pembayaran non tunai dibeberapa titik di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya. (Dok. AMS)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Guna memberikan kemudahan kepada pengguna parkir, di era digital saat ini Pemerintah Kota Tasikmalaya membuka ruang parkir dengan pembayaran non tunai dibeberapa titik di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Iwan Kurniawan mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk membantu warga masyarakat yang tidak memiliki uang tunai.

"Selain itu, ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan layanan publik yang memudahkan masyarakat secara optimal. Apalagi, saat ini pembayaran non tunai, sudah menjadi metode pembayaran yang biasa dilakukan warga," Ujar Iwan, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Tanpa Karcis, Parkir Gratis! Pemkot Tasikmalaya Perketat Penertiban untuk Tekan Pungli dan Dongkrak PAD

Dia juga mengatakan, pembayaran parkir dengan sistem digital juga disinyalir bisa minimalisir kebocoran parkir yang selama ini masih terjadi.

"Kalau uangnya tidak dalam bentuk pisik, saya kira sulit untuk di manipulasi, sehingga kebocoran-kebocoran dari parkir yang selama ini masih terjadi bisa diminimalisir bahkan dicegah," Katanya.

Upaya pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memudahkan pelayanan terhadap masyarakat dengan cara pembayaran parkir digital tersebut ditanggapi beragam.

Seorang pengendara melakukan pembayaran non tunai di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya.
Seorang pengendara melakukan pembayaran non tunai di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya. (Dok. AMS)

Wawan Darmawan (54) warga Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya menilai, upaya penataan parkir tidak hanya harus dilakukan melalui digitalisasi.

“Iya ini kan pernah dulu dicoba, tapi malah tidak berlanjut. Mungkin kalau ada anggaran bisa lebih baik bisa untuk membina petugas parkir yang ada. Ini juga penting,"katanya.

Selain itu, Ia menilai, urgensi untuk pembayaran parkir non tunai parkir belum mendesak.

Baca Juga: PAD Parkir Pasar Cikurubuk Disorot, Transparansi Retribusi Kota Tasikmalaya Dipertanyakan

"Selain petugas, lahan parkir yang semrawut juga perlu ditata lagi," ujarnya.

Lanjut Wawan, masih banyak hal- hal penting yang sebenarnya perlu dibenahi, agar penataan parkir bisa maksimal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X