Baca Juga: 3 Kereta Api Resmi Beroperasi Hari Ini, Cek Jadwal dan Tarif KA Papandayan, Pangandaran dan Malabar
Salah satu saksi mata menggambarkan kekacauan di dalam ruang penumpang tersebut.
"Nabrak. Berantakan semua tasnya," ungkap penumpang lain di dalam kereta yang mencoba mengumpulkan barang-barangnya.
Data Terkini Korban Jiwa dan Luka-luka
Pihak otoritas segera melakukan evakuasi besar-besaran di lokasi kejadian. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada Selasa pagi, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa KA Argo Bromo yang tabrak KRL ini terus bertambah seiring proses evakuasi di lapangan.
Baca Juga: Dampak Kecelakaan Kereta Api di Jawa Barat 2023, Ini Perjalanan KA yang Batal dan Harus Memutar
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan pernyataan resmi terkait rincian jumlah korban yang terdampak dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut.
"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata Anne dalam keterangan resminya, pada Selasa, 28 April 2026.
Saat ini, seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna kepentingan identifikasi.
Sementara itu, puluhan korban yang mengalami luka-luka telah didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di sekitar Bekasi, termasuk RSUD Bekasi dan RS Siloam Bekasi Timur untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pihak PT KAI bersama komite terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti mengapa KA Argo Bromo bisa berada di jalur yang sama hingga berakhir tabrak KRL.
Upaya normalisasi jalur di area Stasiun Bekasi Timur juga terus diprioritaskan agar jadwal perjalanan lainnya tidak terganggu lebih lama.***