daerah

Dorong UMKM Naik Kelas, Disperindag Kota Tasikmalaya Optimalkan Program PELAK Melalui Pelatihan Produk Olahan

Selasa, 5 Mei 2026 | 20:51 WIB
Pelatihan keterampilan kerja produk olahan oleh Disperindag Kota Tasikmalaya untuk memperkuat ekonomi lokal melalui program PELAK bagi pelaku UMKM, mulai Selasa, 5 Mei 2026 hingga 7 Mei 2026.  (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tasikmalaya terus berupaya mendorong penguatan ekonomi berbasis kewilayahan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan pelatihan keterampilan kerja teknik produk olahan yang berlangsung mulai Selasa, 5 Mei 2026 hingga 7 Mei 2026 di Aula Workshop Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Pelatihan yang diikuti sebanyak 25 peserta ini melibatkan perwakilan dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Tasikmalaya sebagai bagian dari koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan pemberdayaan industri dengan kebijakan ekonomi lokal.

Baca Juga: Dorong Pelayanan Publik, Wali Kota Tasikmalaya Minta Forum Lurah Maksimal Implementasikan 7 Program Prioritas

Kegiatan pelatihan keterampilan yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, H. Sofian Zaenal Mutaqien, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini difokuskan pada pengolahan makanan karena memiliki kemudahan dalam perizinan serta peluang pasar yang besar.

"Hari ini kita latihan keterampilan makanan olahan, karena ini salah satu jenis usaha yang izinnya relatif mudah. Saya punya inisiatif agar sektor olahan ini menjadi prospek bisnis ke depan yang menggiurkan bagi para pelaku UMKM," ujarnya.

Kegiatan pelatihan keterampilan kerja teknik produk olahan yang digelar mulai Selasa, 5 Mei 2026 yang digelar di Aula Workshop Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. (Dok. AMS)

Lebih lanjut, Sofian menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya, yakni PELAK (Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Kewilayahan).

"Melalui kegiatan pelatihan seperti ini kita juga terus menggali potensi lokal di tiap kecamatan dan kelurahan. Tidak hanya dari sisi pengolahan, tetapi juga bahan baku dan manajemen pemasaran, termasuk digital marketing," terangnya.

Ia mencontohkan potensi wilayah seperti Kecamatan Bungursari yang memiliki sumber daya ikan, serta komoditas pisang yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Beda dari Biasanya, Buruh di Kota Tasikmalaya Rayakan May Day 2026 Lewat Dialog Terbuka dan Forum Diskusi

Menurutnya, hal ini menjadi rangkaian berkesinambungan untuk melahirkan UMKM yang naik kelas. Program PELAK sendiri merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Kota Tasikmalaya periode 2025–2029.

Halaman:

Tags

Terkini