daerah

Dorong Sport Tourism, QRIS UTHM 2026 di Kota Tasikmalaya Targetkan Ribuan Peserta dan Literasi Transaksi Digital

Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:50 WIB
Bank Indonesia bersama Unsil dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menggelar QRIS UTHM 2026 pada Minggu (10/5/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Guna mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, penguatan literasi keuangan digital, serta pengembangan ekonomi kreatif dan sport tourism di Kota Tasikmalaya, Bank Indonesia bersama Universitas Siliwangi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menyelenggarakan QRIS UTHM 2026 Minggu, 10 Mei 2026.

Mengusung semangat sinergi dan kolaborasi, QRIS UTHM 2026 memadukan unsur olahraga, ekonomi digital, dan pariwisata dalam satu ekosistem kegiatan yang inklusif dan produktif.

Seluruh transaksi digital pada rangkaian kegiatan didorong menggunakan QRIS sebagai bentuk penguatan akseptasi sistem pembayaran non-tunai yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal.

Baca Juga: Sinyal Kuat Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate, Jawaban Final Usai Try Out Liga Voli Korea di Praha

Penyelenggaraan QRIS UTHM 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat positioning Kota Tasikmalaya sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang.

Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diharapkan memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM lokal, sektor kuliner, dan pariwisata lokal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi transaksi, seluruh transaksi digital selama penyelenggaraan acara dapat dilakukan secara sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS.

QRIS UTHM 2026 hadir di Kota Tasikmalaya, Sinergi Bank Indonesia bersama Unsil dan Pemkot Tasikmalaya dorong sport tourism dan transaksi digital aman. (Dok. AMS)

Implementasi ini memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi peserta maupun pengunjung dalam bertransaksi tanpa ketergantungan terhadap uang tunai.

Komitmen terhadap perlindungan konsumen juga diperkuat melalui kehadiran Pop-up Booth Perlindungan Konsumen yang menyediakan micro learning, permainan edukatif, dan roleplay interaktif mengenai transaksi digital yang aman dan terpercaya.

Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam bertransaksi digital di berbagai aktivitas ekonomi sehari-hari.

Baca Juga: Sinergi ICCN dan Pemkot Padang, Perkuat Ekosistem Kreatif Menuju Kota Gastronomi Unesco

Bank Indonesia memandang bahwa perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju transaksi yang semakin mobile dan digital.

Halaman:

Tags

Terkini