Instansi kedinasan setempat menyambut positif terobosan ini. Dalam pembukaan acara, dinas terkait menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi teknologi ini secara berkala agar terjadi lonjakan daya saing UMKM yang terukur di wilayah tersebut.
Baca Juga: Boon Pring Jadi Sorotan, Mengupas Strategi ICCN dalam Indonesia Culture dan Creative Festival 2026
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan UMKM serta pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Pati,” ungkapnya.
Proyek strategis ini berhasil mengikat komitmen luas melalui skema kolaborasi Hexahelix.
Berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bapperida, jajaran Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kominfo, otoritas pendidikan tingkat menengah, perwakilan perajin, hingga LSP Inten Semarang dan media massa, kini bersinergi aktif demi mengawal sistem ekraf terintegrasi agar benar-benar menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi warga Kabupaten Pati.***