"Sebutin siapa yang jual beli. Dimana sebutin, jangan isu. Sok sebutin siapa yang jual beli sebutin namanya, gurunya siapa, pejabatnya sebutin. Ya laporin proses hukum," pungkasnya.
Dedi Mulyadi juga memastikan seluruh tahapan SPMB Jawa Barat 2026 dilaksanakan secara objektif dan transparan. Penilaian terhadap peserta didik dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah diatur dalam petunjuk teknis penerimaan siswa baru tahun 2026.
Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Jabar Temui KDM di Lembur Pakuan, Bahas BPMU hingga Status Tanah Sekolah
Dengan masih tersedianya tahapan seleksi lanjutan, calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah pada tahap awal diimbau tetap memantau jadwal dan memanfaatkan kesempatan yang masih tersedia dalam proses penerimaan siswa baru di SMA SMK Jawa Barat.
Pemerintah berharap pelaksanaan pemetaan calon murid baru hingga seluruh rangkaian SPMB Jawa Barat 2026 dapat berjalan tertib, transparan, serta memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh calon peserta didik di Jawa Barat.***