"Sebutin siapa yang jual beli. Dimana sebutin, jangan isu. Sok sebutin siapa yang jual beli sebutin namanya, gurunya siapa, pejabatnya sebutin. Ya laporin proses hukum," pungkasnya.
Dedi Mulyadi juga memastikan seluruh tahapan SPMB Jawa Barat 2026 dilaksanakan secara objektif dan transparan. Penilaian terhadap peserta didik dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah diatur dalam petunjuk teknis penerimaan siswa baru tahun 2026.
Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Jabar Temui KDM di Lembur Pakuan, Bahas BPMU hingga Status Tanah Sekolah
Dengan masih tersedianya tahapan seleksi lanjutan, calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah pada tahap awal diimbau tetap memantau jadwal dan memanfaatkan kesempatan yang masih tersedia dalam proses penerimaan siswa baru di SMA SMK Jawa Barat.
Pemerintah berharap pelaksanaan pemetaan calon murid baru hingga seluruh rangkaian SPMB Jawa Barat 2026 dapat berjalan tertib, transparan, serta memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh calon peserta didik di Jawa Barat.***
Artikel Terkait
Viral Ortu Bersujud di Depan Baliho Bobby Nasution, Biaya Pengobatan Anak Tembus Rp147 Juta
Kedai Kopi Lim Cianjur Jadi Hidden Gem Favorit Gen Z, Suasana Bali di Puncak Bikin Betah
JNE Tasikmalaya Hadirkan Promo Diskon 15 Persen COD Ongkir, Berlaku hingga 10 Juni 2026
The Papandayan Hotel Bandung, Hotel Bintang 5 Tertua yang Masih Jadi Destinasi Wisata Penginapan Favorit
Senti Ristorante Bandung Kian Booming, Wisata Kuliner Italia yang Bikin Serasa Liburan ke Eropa
Hotel Savoy Homann Bandung, Hotel Bersejarah yang Pernah Jadi Tempat Menginap Delegasi KAA 1955
HeHa Waterfall Puncak Bogor, Wisata Air Terjun Buatan Terbesar yang Jadi Buruan Pecinta Foto
Resto De Leuit Bogor Jadi Pilihan Wisata Kuliner Bogor, Cocok untuk Arisan dan Kumpul Keluarga
DPRD Turun Tangan, Rekrutmen Dewas RSUD KHZ Musthafa Akan Dikuliti
Kota Tasikmalaya Krisis Tahu Tempe, Harga Kedelai Melonjak, Pembeli Berburu ke Pasar Cikurubuk Usai Subuh