“Nanad bacain satu-satu dan itu bikin dia semangat lagi. Semoga doa baiknya berbalik ke kalian semua ya,” sambungnya.
Keluarga berharap kejadian gagal OSN yang dialami Nadya dapat menjadi pelajaran bagi peserta Olimpiade Sains Nasional lainnya untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin terjadi selama kompetisi berlangsung.
“Jadikan postingan ini pelajaran buat kakak-kakak SMP dan SMA yang akan segera melaksanakan OSN juga, atau teman-teman yang nanti lolos ke tahap berikutnya, persiapkan alat tempur semaksimal mungkin,” terangnya.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Semangat dan sehat-sehat semuanya,” imbuhnya.
Baca Juga: Kodam III/Siliwangi Dorong Pencak Silat Militer Jadi Pilar Pembinaan Nasionalisme
Viralnya kisah siswi SD Sukabumi tersebut akhirnya mendapat respons dari PLN Sukabumi. Perwakilan perusahaan listrik negara itu diketahui mendatangi SDN Gandasoli untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Nadya dan pihak sekolah.
Kedatangan PLN Sukabumi menjadi bentuk tanggung jawab atas pemadaman listrik yang terjadi pada hari pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional. Momen tersebut juga dibagikan melalui unggahan terbaru di media sosial.
“Sudah ada perwakilan dari PLN Sukabumi yang datang untuk menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik hari Senin kemarin, yang mengakibatkan Nanad gagal menyelesaikan OSN. Terima kasih atas itikad baik dan responnya,” tulis pada unggahan terbaru pada Rabu, 10 Juni 2026.
Meskipun gagal OSN dan kesempatan mengikuti Olimpiade Sains Nasional tidak dapat diulang, keluarga menyatakan Nadya telah menerima peristiwa tersebut sebagai pengalaman hidup yang berharga.
“OSN tidak mungkin diulang, penyesalan pasti ada, namun Nanad sudah mengikhlaskan dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran hidup yang berharga yang akan menempa dirinya agar tumbuh menjadi anak yang lebih kuat lagi,” tandasnya.***