PADANG, Mediapriangan.com - Penyelidikan atas ledakan di MAN 3 Padang terus dilakukan aparat kepolisian. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 14 Juli 2026, itu memunculkan sejumlah temuan baru, mulai dari dugaan motif siswa hingga informasi bahwa terduga pelaku disebut mempelajari pembuatan bom rakitan melalui internet dan terinspirasi oleh insiden yang pernah terjadi di SMAN 72 Jakarta.
Insiden ledakan di MAN 3 Padang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di lingkungan sekolah. Setelah kejadian, petugas keamanan menemukan benda yang diduga berkaitan dengan bom rakitan dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengatakan petugas kemudian mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Baca Juga: Nobar Piala Dunia 2026 di Ciamis Diserbu Warga, Herdiat Sunarya Sebut UMKM Ikut Rasakan Dampaknya
"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang," kata Mayndra dalam keterangannya, pada hari yang sama.
"Antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," sambungnya.
Barang-barang tersebut diduga merupakan milik seorang siswa berusia 17 tahun yang kini menjadi terduga pelaku dalam kasus ledakan di MAN 3 Padang. Polisi masih mendalami seluruh barang bukti yang ditemukan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.
Dalam penjelasannya, Mayndra mengungkapkan bahwa terduga pelaku mengaku mempelajari cara membuat bom rakitan melalui media daring. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik juga menemukan adanya dugaan keterkaitan dengan kasus SMAN 72 Jakarta yang terjadi pada 2025.
"Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025," ungkap Mayndra.
"Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," imbuhnya.
Sebagai informasi, insiden di SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025 mengakibatkan puluhan korban luka. Peristiwa tersebut kini menjadi salah satu aspek yang didalami penyidik untuk mengetahui apakah terdapat hubungan dengan dugaan motif siswa dalam kasus di MAN 3 Padang.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Tanggapi Wabup Lombok Tengah yang Jenguk Tersangka Kasus Pembakaran Santri
Meski demikian, polisi memastikan ledakan di MAN 3 Padang tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.