CIAMIS, Mediapriangan.com - Penguatan peran keluarga dalam membentuk karakter anak menjadi perhatian Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi dalam momentum Hari Anak Nasional 2026.
Didi Sukardi yang juga dikenal sebagai KDS dan menjabat Ketua DPD PKS Ciamis menilai keluarga memiliki posisi penting dalam membentuk karakter sekaligus mempersiapkan anak menghadapi tantangan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi saat menghadiri seminar yang digelar Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kabupaten Ciamis di Aula DPD PKS Ciamis, Kamis, 23 Juli 2026.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Ajak Perkuat Koperasi, Tegaskan Kunci Kesejahteraan Masyarakat
Seminar tersebut mengangkat tema "Hypnoparenting: Pemanfaatan Teknik Hipnosis dalam Mendidik Anak". Kegiatan diikuti kader PKS, anggota penggerak, para orang tua, serta para ayah yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pengasuhan anak.
Bagi Didi Sukardi, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama anak memperoleh nilai, teladan, dan pembentukan karakter.
Seminar PKS Ciamis itu menghadirkan Dr. Subhan Djubaedi, M.Pd., M.P., ApexTech, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya membangun komunikasi positif dalam keluarga.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Dorong Ketahanan Keluarga Lewat FGD PKS Ciamis
Melalui pendekatan hypnoparenting, peserta diajak memahami bagaimana kata-kata penuh kasih sayang, penghargaan, dan sentuhan emosional dapat membentuk alam bawah sadar anak. Pendekatan tersebut diharapkan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, percaya diri, serta berakhlak mulia.
Ketua Bipeka DPD PKS Kabupaten Ciamis, Ida Farida, mengajak para orang tua untuk bersama-sama mengusung tema Hari Anak Nasional 2026, "Anak Terlindungi, Indonesia Maju."
Menurut Ida Farida, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab menghadirkan pola asuh yang penuh cinta, perhatian, dan komunikasi yang membangun.
“Melalui seminar ini kami berharap para orang tua semakin memahami pentingnya membangun kedekatan emosional dengan anak. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang harmonis akan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Ida Farida.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi dengan karakter, akhlak, serta daya saing untuk menghadapi tantangan zaman.