daerah

90 Orang Jadi Korban Tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto Ambruk, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51 WIB
Tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto ambruk saat acara berlangsung. Sebanyak 90 korban mendapat perawatan di 11 rumah sakit dan polisi menyelidiki. (TikTok/mr_dri123)

 

PURWOKERTO, Mediapriangan.com - Penanganan terhadap puluhan korban menjadi perhatian utama setelah tribun VIP ambruk dalam ajang Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest Seri 3 2026 di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sebanyak 90 orang dilaporkan mendapatkan penanganan medis setelah insiden tribun ambruk tersebut. Para korban dirawat secara tersebar di 11 rumah sakit dengan dukungan lebih dari 20 unit ambulans yang dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi.

Insiden tribun VIP itu terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026, tidak lama setelah pembukaan acara oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Peristiwa berlangsung ketika suasana arena tengah ramai dan panitia mulai membagikan merchandise kepada penonton.

Baca Juga: Korban Pencabulan di Tanjungbalai Masih Ingin Sekolah, Dapat Pendampingan Psikolog dan Konselor

Penyelenggara menyatakan keselamatan dan pemulihan para korban menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama panitia serta Ikatan Motor Indonesia atau IMI turut melakukan penanganan terhadap dampak insiden tersebut.

“Lebih dari 20 unit ambulans telah dikerahkan dan sebanyak 11 rumah sakit menjadi pusat penanganan bagi para korban,” ungkap pihak Speed Fest dalam keterangan yang dibagikan, dikutip pada Senin, 27 Juli 2026.

“Secara keseluruhan, terdapat 90 korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” imbuhnya.

Baca Juga: Viral Anak Menangis Lihat Ayah Tewas Dikeroyok di Bali, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian dan Pengeroyokan

Kronologi Tribun VIP Ambruk

Sebelum tribun VIP ambruk, suasana di lokasi Kejurnas Drift 2026 tengah berlangsung meriah. Setelah rangkaian pembukaan selesai, perhatian penonton kemudian tertuju pada pembagian merchandise yang dilakukan oleh panitia.

Dalam situasi tersebut, sejumlah penonton terlihat berada di atas tribun. Rekaman video yang diambil dari sisi belakang lokasi kemudian memperlihatkan detik-detik sebelum struktur tribun mengalami kerusakan dan penonton yang berada di atasnya berjatuhan.

Suara seperti patahan terdengar dalam salah satu rekaman yang beredar di media sosial. Video tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena memperlihatkan situasi sesaat sebelum tribun ambruk.

Baca Juga: Tugu Koperasi Kota Tasikmalaya Dicanangkan sebagai Cagar Budaya, Bakal Jadi Ikon Baru dan Ruang Publik

Halaman:

Tags

Terkini