TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Arip Rachman, menyoroti kondisi Alun-alun Singaparna yang dinilai semakin semrawut akibat maraknya parkir kendaraan yang dikelola secara tidak resmi di kawasan tersebut.
Menurut Arip, Alun-alun Singaparna sebagai etalase ibu kota Kabupaten Tasikmalaya seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya warga Singaparna dan sekitarnya. Terlebih, kawasan tersebut saat ini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berekreasi, terutama pada sore hingga malam hari saat akhir pekan maupun hari libur.
"Keberadaan alun-alun seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat. Namun, kondisi saat ini justru terlihat semrawut karena area di sekitar alun-alun dipenuhi parkir kendaraan yang tidak dikelola secara resmi," kata Arip, Sabtu (25/7/2026).
Ia menilai, keberadaan parkir yang tidak tertata tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga kerap memicu kemacetan lalu lintas. Kondisi tersebut, lanjutnya, menimbulkan kesan bahwa pemerintah belum optimal dalam menjaga dan mengelola aset publik yang menjadi wajah ibu kota kabupaten.
"Seolah-olah pemerintah lemah dalam menjalankan salah satu fungsinya, yakni merawat aset publik yang menjadi wajah Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya.
Arip mengungkapkan, Alun-alun Singaparna, Masjid Agung, dan terminal merupakan aset bersejarah yang berasal dari wakaf Raja Sumedang sejak beberapa abad silam.
Baca Juga: Dorong Solusi Atasi Kendala Program dan Akses Sistem Pemerintahan, Begini Kata Arip Rachman
Karena memiliki nilai sejarah dan fungsi strategis, menurutnya pemerintah memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengelolanya secara optimal.
Ia berharap penataan kawasan alun-alun dilakukan secara menyeluruh, termasuk penertiban parkir liar yang masih marak di sekitar alun-alun maupun di depan Pasar Tradisional Singaparna.
"Pengelolaan dan pemeliharaan kawasan alun-alun yang berada di jalan protokol menjadi cerminan wajah pemerintah. Jika persoalan parkir di kawasan alun-alun dan depan pasar tradisional belum mampu ditertibkan, tentu akan menjadi sorotan masyarakat," tegasnya.***
Artikel Terkait
Arip Rachman Temukan Irigasi Tak Optimal dan Minim PJU di Sukarame Tasikmalaya
Pengawasan DPRD Jabar, Arip Rachman Dorong Perbaikan Infrastruktur Demi Warga Sukarame
Pengawasan DPRD Jabar di Padakembang, Arip Rachman Ajak Warga Aktif Dukung Pembangunan Infrastruktur
Irigasi Longsor dan Madrasah Rusak, Arip Rachman Serap Aspirasi Warga Jayamukti Leuwisari
Arip Rachman Tekankan Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembangunan di Tasikmalaya
Arip Rachman Soroti Pentingnya Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur untuk Masa Depan Generasi