daerah

Penjual Nasi Uduk Ungkap Awal Bentrok Matraman, Berawal dari Geber Motor hingga Gerobaknya Rusak

Senin, 27 Juli 2026 | 14:54 WIB
Penjual nasi uduk Rusdi menceritakan awal bentrok Matraman. Geber motor memicu keributan hingga gerobaknya rusak dan seorang pemuda tewas. (Instagram/bangranistones)

Baca Juga: 90 Orang Jadi Korban Tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto Ambruk, Polisi Selidiki Penyebabnya

“Abis ditegur, enggak lama kemudian manggil abang-abangnya dateng, langsung kejadian. Kurang lebih 10 orang, naik motor semua,” jelas Rusdi.

Menurut Rusdi, rombongan tersebut sempat mencari orang yang sebelumnya menegur pengendara. Namun, situasi kemudian berubah menjadi tindakan perusakan.

“Awalnya nanya-nanya doang, mungkin karena enggak dapet orangnya, jadi emosinya membabi buta gitu. Mereka tangan kosong, enggak pakai senjata,” tambahnya.

Baca Juga: Korban Pencabulan di Tanjungbalai Masih Ingin Sekolah, Dapat Pendampingan Psikolog dan Konselor

Gerobak Nasi Uduk Rusak, Rusdi Terkena Pecahan Kaca

Keributan tersebut turut berdampak pada usaha milik Rusdi. Gerobak nasi uduk yang menjadi tempatnya mencari nafkah mengalami kerusakan pada bagian kaca dan roda. Sejumlah barang dagangan juga disebut berserakan akibat kejadian tersebut.

Rusdi mengaku dirinya juga mengalami kekerasan dalam insiden tersebut. Namun, luka yang ia alami tidak disebabkan oleh senjata, melainkan terkena serpihan kaca.

“Ini yang rusak cuma kaca sama roda, masih bisa dibenerin. Iya ramai (dipukuli) pakai tangan kosong dan ramai,” ujar Rusdi.

Baca Juga: Viral Anak Menangis Lihat Ayah Tewas Dikeroyok di Bali, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian dan Pengeroyokan

“Yang makan di saya waktu itu lagi kosong, lagi enggak ada orang. Kalau saya ini cuma kena pecahan beling aja di kaki,” tambahnya.

Meski mengalami kerugian dan sempat menjadi korban dalam keributan tersebut, Rusdi memilih untuk tidak memperpanjang persoalan. Ia mengaku menerima kejadian yang menimpa tempat usahanya dan tetap berencana melanjutkan aktivitas berjualan.

“Yaudah gimana lagi, udah Suratan Ilahi. Masih bisa dagang, ini kerusakannya enggak parah-parah banget, cuma roda doang,” tukasnya.

Baca Juga: Tugu Koperasi Kota Tasikmalaya Dicanangkan sebagai Cagar Budaya, Bakal Jadi Ikon Baru dan Ruang Publik

Polisi Amankan Tiga Orang

Halaman:

Tags

Terkini