daerah

Siswi SMA Tewas Tertemper KRL di Jurangmangu, Polisi Periksa Teman Korban dan Telusuri Dugaan Penyebabnya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Siswi SMA tewas tertemper KRL di Jurangmangu. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian dan memeriksa teman korban yang bersamanya. (Threads/pepyfb)

TANGERANG SELATAN, Mediapriangan.com - Polisi masih menyelidiki kematian seorang siswi SMA berinisial AP setelah tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 10 Agustus 2026.

Hingga Selasa, 11 Agustus 2026, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian siswi SMA tersebut. Dugaan yang berkembang di media sosial masih didalami dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh.

Baca Juga: RSUD Merah Putih Magelang Disorot usai Ayah Nidia Aurelia Wafat, Pelayanan RSUD Merah Putih Jadi Sorotan

“Dugaan sementara, tidak bisa berandai-andai. Tunggu dulu, kita lakukan proses penyelidikan, untuk mengetahui penyebab seperti apa,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Peristiwa yang melibatkan siswi SMA itu terjadi ketika KRL melintas di kawasan Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 16.45 WIB.

Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah warganet yang mengaku berada di sekitar lokasi menyampaikan kesaksian masing-masing mengenai insiden yang terjadi.

Namun, polisi belum memastikan kebenaran seluruh informasi yang beredar. Karena itu, dugaan mengenai penyebab kematian masih menjadi bagian dari pendalaman aparat.

Baca Juga: Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan di Bojonegoro, Alphard Ringsek Usai Ditabrak Truk Trailer

Polisi periksa teman korban

Salah satu langkah yang dilakukan polisi adalah meminta keterangan dari teman korban. Pemeriksaan tersebut dilakukan karena siswi SMA itu diketahui sempat pulang bersama temannya sebelum tiba di Stasiun Jurangmangu.

“Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda,” imbuhnya.

Keterangan dari teman korban menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan KRL Jurangmangu. Polisi perlu mencocokkan informasi yang diperoleh dari saksi dengan temuan di lokasi kejadian.

Dengan demikian, penyebab kematian korban tidak hanya didasarkan pada informasi yang beredar di media sosial.

Halaman:

Tags

Terkini