KARANGANYAR, Mediapriangan.com - Sebanyak 94 paket menu MBG yang sedianya dibagikan kepada siswa SDN 2 Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, akhirnya ditarik kembali sebelum dikonsumsi para siswa.
Penarikan tersebut dilakukan setelah pihak SPPG Jati menemukan indikasi masalah pada sebagian olahan ayam rempah saat proses produksi. Kondisi itu diketahui ketika proses pemasakan memasuki batch kedua pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Keputusan menarik seluruh paket menjadi langkah antisipasi setelah staf dan ahli gizi melaporkan adanya perubahan aroma serta rasa pada makanan.
Kepala SPPG Karanganyar, Abra Yodara, kemudian turun langsung untuk memastikan kondisi makanan tersebut. Ia bahkan mencicipi olahan yang dicurigai bermasalah.
"Saya langsung ke dapur, saya kroscek. Saya cicipi yang terindikasi tidak layak itu," kata Abra dalam keterangannya, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Kepala SPPG Karanganyar Muntah setelah Cicipi Menu
Pengalaman langsung Abra menjadi salah satu alasan makanan tersebut tidak diteruskan untuk dibagikan. Setelah mencicipi menu MBG, ia mengaku mengalami muntah.
"Saya cicipi sendiri dan rekan-rekan juga mencicipi, tapi yang berdampak ke saya, muntah," ungkapnya.
Meski mengalami muntah, Kepala SPPG Karanganyar tersebut mengatakan tidak mengalami diare. Keluhan yang dirasakan setelah mencicipi makanan hanya berupa muntah.
Makanan yang dicicipi merupakan olahan ayam rempah, salah satu menu yang dipersiapkan untuk paket Makan Bergizi Gratis bagi siswa.
Temuan tersebut kemudian menjadi pertimbangan pihak SPPG untuk menghentikan distribusi. Sebanyak 94 paket MBG yang sebelumnya telah dikirim menuju sekolah akhirnya diminta untuk ditarik kembali.
Baca Juga: Bos Narkoba MR Ditangkap, Kampung Bahari Bergejolak: Loyalis Serang Aparat dengan Mercon