daerah

Drumband SMA Diponegoro Kisaran Viral, Permainan Mendadak Berhenti saat Lewati Rumah Duka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:10 WIB
Drumband SMA Diponegoro Kisaran viral setelah menghentikan permainan saat melewati rumah duka di tengah karnaval HUT ke-81 RI. (Instgaram/darwinnicolas24)

 

Mediapriangan.com - Sebuah sikap sederhana dari drumband SMA Diponegoro Kisaran, Sumatera Utara, menjadi perhatian warganet saat mengikuti karnaval HUT ke-81 RI.

Alih-alih terus memainkan musik dengan irama meriah sepanjang rute, para pemain drumband SMA Diponegoro Kisaran menghentikan permainan ketika rombongan melintasi sebuah rumah duka.

Momen tersebut dinilai sebagai bentuk empati kepada keluarga yang sedang berduka. Video kejadian itu kemudian beredar di media sosial dan mendapat banyak tanggapan positif dari warganet.

Baca Juga: Menkop Respons Kopdes Cilacap Jadi Tempat Badminton, Ferry Juliantono: Enggak Apa-apa, Bentar Lagi Operasional

Musik Drumband Mendadak Berhenti

Peristiwa tersebut direkam dan dibagikan melalui akun Instagram @darwinnicolas24. Dalam video yang beredar, rombongan drumband tampak sedang berjalan mengikuti rangkaian karnaval HUT ke-81 RI di Kota Kisaran.

Pada awalnya, para pemain memainkan musik dengan suasana meriah seperti peserta karnaval pada umumnya. Namun, keadaan berubah ketika rombongan mendekati sebuah rumah duka.

Menurut keterangan pengunggah, mayoret yang berada di bagian depan rombongan memberikan tanda khusus kepada para pemain.

Baca Juga: Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, 4 Hal yang Akan Diuji Tim Kuasa Hukum

“Di awal kita bisa dengar tim marching band sedang memainkan musik dengan tempo yang meriah,” tulisnya dalam unggahan Instagram Story, dikutip pada Selasa, 18 Agustus 2026.

“Tapi, setelah pas di depan Yayasan Dharma Bakti Sejati, mayoret mengangkat tongkat tegak lurus dengan sempritan peluit panjang,” tambahnya.

Setelah aba-aba diberikan, irama permainan perlahan berubah. Ketukan yang sebelumnya terdengar meriah diturunkan hingga akhirnya para pemain menghentikan permainan mereka.

“Seketika saat itu tempo ketukan musik turun menjadi 1-3 ketukan,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini