Video drumband SMA Diponegoro Kisaran itu selanjutnya ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet menilai tindakan para pemain sebagai contoh sikap saling menghormati di tengah kegiatan masyarakat.
Sejumlah komentar menyebut keputusan menghentikan permainan sebagai bentuk toleransi terhadap keluarga yang sedang menghadapi suasana duka.
“Toleransi dan saling menghargai itu kuncinya,” tulis akun @vel****i.
Baca Juga: Profil Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera RI yang Dipanggil Prabowo
Komentar lain juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap para pemain yang tetap menjalankan karnaval dengan mempertimbangkan kondisi orang lain.
“Saya salut dan bangga dengan tindakan mereka, respect setinggi-tingginya,” tulis akun @ric*****n.
Salah satu tanggapan bahkan datang dari akun yang mengaku sebagai mayoret yang bertugas dalam rombongan tersebut.
“Bangga karena kami termasuk orang yang punya rasa empati, salam respect,” tulis akun @wisnulinggar_.***