daerah

21 Orang Diamankan Jelang Demo Mahasiswa di Jakarta, Polisi Sebut Bawa Petasan hingga Flare

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:31 WIB
Demo mahasiswa di Jakarta pada 18 Agustus 2026 mendapat pengamanan ketat. Polisi mengamankan 21 orang dan menyiagakan 9.242 personel. (Threads/hypekabar)

“Ini masih didalami, termasuk apakah flare, apakah petasan, apakah bom molotov, botol molotov yang akan dijadikan bom molotov, ini merupakan bagian dalam penyampaian pendapat, itu kita jawab secara bijak,” sambungnya.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk memastikan barang-barang yang ditemukan serta motif orang-orang yang diamankan sebelum aksi demo mahasiswa berlangsung.

9.242 Personel Gabungan Disiagakan

Selain penindakan terhadap 21 orang, pengamanan Jakarta juga melibatkan kekuatan personel dalam jumlah besar.

Baca Juga: Menkop Respons Kopdes Cilacap Jadi Tempat Badminton, Ferry Juliantono: Enggak Apa-apa, Bentar Lagi Operasional

Sebanyak 9.242 personel gabungan disiapkan untuk mengawal berbagai kegiatan penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur.

Jumlah tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi demo mahasiswa BEM UI, tetapi juga untuk mengantisipasi keseluruhan rangkaian kegiatan yang berlangsung di tiga wilayah tersebut.

“Personel yang sudah dipersiapkan 9.242 personel untuk seluruh kegiatan penyampaian aspirasi di depan publik, begitu juga dengan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya,” ungkap Budi.

Komposisi pengamanan itu berasal dari sejumlah unsur. Polda Metro Jaya menurunkan 5.670 personel, sementara Polres jajaran menyiapkan 222 personel.

Baca Juga: Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, 4 Hal yang Akan Diuji Tim Kuasa Hukum

Adapun dukungan lainnya berasal dari TNI sebanyak 1.500 personel serta BKO Mabes Polri sebanyak 1.850 personel.

“Ini terdiri dari Polda Metro Jaya 5.670 personel, Polres jajaran 222 personel, TNI 1.500 personel, dan BKO Mabes Polri 1.850 personel,” terangnya.

Dengan kekuatan tersebut, pengamanan mencakup 31 agenda unjuk rasa serta 16 kegiatan masyarakat yang terdata di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Baca Juga: Pemilik Toko di Reo Gratiskan Susu dan Popok untuk Korban Gempa NTT, Pilih Layani Warga daripada Cari Untung

Delapan Tuntutan BEM UI

Halaman:

Tags

Terkini