Kondisi karhutla Kalteng tersebut terjadi di tengah peningkatan titik panas di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) milik Kementerian Kehutanan, data per cut-off 1 September 2026 mencatat hotspot di Kalimantan Barat meningkat dari 273 menjadi 859 titik.
Sementara itu, Kalimantan Tengah naik dari 253 menjadi 623 titik, Sumatera Selatan dari 20 menjadi 89 titik, Kalimantan Selatan dari 22 menjadi 73 titik, sedangkan Riau tetap berada di angka 0. Jambi yang sebelumnya 0 juga tercatat menjadi 4 titik hotspot.***