Sherina Munaf Turut Terjun Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Asap Tebal sampai Masuk Pesawat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 2 September 2026 | 20:43 WIB
Sherina Munaf turut berjibaku bersama tim untuk membantu memadamkan karhutla di Kalteng, yang diunggahnya pada Rabu, 2 September 2026. (Instagram/bksda_kalteng)
Sherina Munaf turut berjibaku bersama tim untuk membantu memadamkan karhutla di Kalteng, yang diunggahnya pada Rabu, 2 September 2026. (Instagram/bksda_kalteng)

Baca Juga: Sampurna Orang Utan Ketapang Terbaring Lemas akibat Asap Karhutla Kalbar, Ditemukan di Kebun Warga

Titik Api Kecil Tetap Hasilkan Asap

Setelah melihat kondisi karhutla Kalteng dari udara, Sherina juga menceritakan pengalamannya ketika berada di kawasan Jalan Lingkar Luar.

Di lokasi tersebut, ia menemukan sejumlah titik api yang disebut masih berukuran kecil. Bekas lahan yang terbakar terlihat menghitam meski sebagian api disebut sudah berhasil dipadamkan.

“Di Jalan Lingkar Luar itu ada sumber api juga. Sepertinya udah dipadamin, cuma kita bisa melihat bekasnya tuh hitam dan ada beberapa api-api kecil yang muncul. Semoga enggak, tapi kalau angin kencang, bisa jadi api besar,” jelasnya.

Menurut Sherina, api yang terlihat kecil tetap menghasilkan dampak asap tebal yang cukup parah. Ia juga menyoroti kondisi warga yang harus menghadapi situasi tersebut setiap hari.

“Api yang sekecil itu aja, impact asapnya udah parah banget dan enggak kebayang warga di sana terdampaknya setiap hari,” sambungnya.

Baca Juga: Panji Petualang Temukan Titik Api Karhutla Kaltim di Berau, Api Dekat Tiang Listrik dan Tower

Sherina Munaf Ikut Pemadaman

Pengalaman Sherina Munaf tidak berhenti pada pengamatan terhadap karhutla Kalteng. Melalui unggahan Instagram Story, ia memperlihatkan keterlibatannya membantu proses pemadaman di kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.

Dalam kegiatan tersebut, Sherina ikut bergotong royong membawa selang air untuk membantu tim di lapangan.

“Tim BKSDA Kalteng sudah melakukan pemadaman selama 8 hari ini. Sempat padam 2 hari, tapi hari ini bara mulai menyala lagi,” tulis Sherina dalam unggahannya.

Ia juga menggambarkan beratnya proses pemadaman karena kondisi asap tebal yang membuat jarak pandang terbatas.

Baca Juga: Pelepasan Damkar Kalteng Disorot di Tengah Karhutla, Seremoni Gubernur Agustiar Picu Kritik Publik

“Sejam usaha madamin bara-bara yang muncul cukup menguras energi. Asap kencang sekali, visibilitas rendah. Luar biasa para pejuang lapangan yang berjam-jam sampai menginap demi cegah api menjalar,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X