Menu yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam masak bumbu kuning, tempe goreng tepung, sayur tumis dengan campuran labu siam, wortel dan jagung, serta buah melon.
Setelah keluhan muncul, para siswa kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Penyebab Keracunan MBG Belum Dipastikan
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian yang dialami 136 siswa tersebut.
Baca Juga: Keracunan MBG Berulang, Dapur 3.000 Porsi Disorot: Benarkah Program Ini Bawa Manfaat Ekonomi?
Penyelidikan masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengetahui apakah keluhan kesehatan para siswa memang berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya.
“Saat ini penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, tim kesehatan juga terus melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui sumber dan penyebab kejadian secara lebih mendalam,” tukasnya.***