daerah

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 42 Hektare, Helikopter TNI AU Dikerahkan untuk Water Bombing

Kamis, 10 September 2026 | 08:33 WIB
Kebakaran TPA Galuga Bogor meluas hingga 42 hektare. Helikopter TNI AU dikerahkan untuk water bombing memadamkan titik api. (Instagram/dlh.kabupatenbogor)

Operasi pemadaman berlangsung hingga Selasa, 8 September 2026 menjelang pergantian hari. Pada pukul 23.58 WIB, tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan penyiraman dan pendinginan.

BNPB mencatat perkembangan kebakaran TPA Galuga terjadi ketika wilayah Jawa Barat masih berada dalam periode Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan.

Untuk Kabupaten Bogor, status tersebut berlaku sejak 1 Juli hingga 30 September 2026. Kondisi kemarau turut menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 310 KK Terdampak dan Penyebab Masih Diselidiki

BNPB mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan di area terbuka selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi titik api kepada petugas setempat.

Dalam penanganan kebakaran TPA Galuga, pemantauan titik api dan proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan area terdampak tidak kembali terbakar.

Perkembangan TPA Galuga Bogor juga masih dalam pendataan lebih lanjut oleh petugas terkait, sementara BNPB menyatakan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Upaya water bombing dan pemadaman dari darat menjadi bagian dari penanganan kebakaran TPA Galuga yang hingga Rabu, 9 September 2026 masih menjadi perhatian tim gabungan.***

Halaman:

Tags

Terkini